Dikenal Mematikan, Bisakah Kanker Anak Disembuhkan dan Dihilangkan?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 17 Februari 2022 | 13:18 WIB
Dikenal Mematikan, Bisakah Kanker Anak Disembuhkan dan Dihilangkan?
Simbol Pita Peduli Kanker Anak (Getty Image)

Suara.com - Banyak orang berpikir anak yang divonis kanker punya harapan hidup yang lebih kecil dibanding anak pada umumnya. Padahal kanker anak bisa disembuhkan, diremisi, bahkan sel tumornya bisa diangkat.

Hal ini diungkap langsung Spesialis Anak dari RSAB Harapan Kita, dr. Fajar Subroto, Sp.A(K), yang mengungkap peluang kesembuhan kanker anak bisa sangat besar bila stadium kankernya terdeteksi sejak dini.

Ia mencontohkan kanker darah atau leukimia pada anak, yang kini harapan hidup dan kesembuhannya cenderung tinggi yakni mencapai 70 persen.

"Sehingga dengan deteksi dini ini, angka ini semakin turun dan turun. Seperti leukimia atau kanker darah itu di beberapa center di Indonesia sudah cukup bagus. Kira-kira untuk leukemia akut itu biasanya sudah sekitar 70 persen dia bisa sembuh, ini angka yang cukup menggembirakan," ujar dr. Fajar dalam acara diskusi Radio Kesehatan Kemenkes, Kamis (17/2/2022).

Peringatan Hari Kanker anak-anak sedunia setiap tanggal 15 Februari - Ilustrasi hari kanker anak-anak sedunia (Pixabay)
Peringatan Hari Kanker anak-anak sedunia setiap tanggal 15 Februari - Ilustrasi hari kanker anak-anak sedunia (Pixabay)

Sayangnya, menurut dr. Fajar di luar kanker leukimia, masih banyak jenis kanker yang deteksi dininya masih sangat rendah. Alhasil baru datang ke pusat rujukan kanker dalam kondisi kanker stadium lanjut.

Kondisi kanker anak stadium lanjut ini, akhirnya malah semakin menurunkan peluang kesembuhan dan menurunkan harapan hidup.

"Karena masih banyak dibawa kondisi yang stadium lanjut, maka angka kematiannya masih cukup banyak, masih di sekitar 50 sampai 60 persen, ini sangat tinggi untuk angka kematiannya," jelas dr. Fajar.

Itulah sebabnya dr. Fajar bersama dengan pakar kesehatan dan organisasi dokter lainnya, akan terus menggencarkan kampanye dan sosialisasi pentingnya deteksi dini kanker pada anak.

"Kanker anak kalau diketahui secara dini, maka keberhasilan untuk keberlangsungan hidupnya maupun untuk kanker ini hasilnya jadi lebih bagus," tutup dr. Fajar.

Adapun salah satu cara mendeteksi kanker anak, dengan cara memeriksa setiap inci bagian tubuh anak secara berkala, seperti mata, leher, perut, organ intim, kaki dan tangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Ciri-Ciri Benjolan yang Mengarah Pada Gejala Kanker Limfoma Hodgkin

Begini Ciri-Ciri Benjolan yang Mengarah Pada Gejala Kanker Limfoma Hodgkin

Health | Kamis, 17 Februari 2022 | 13:08 WIB

Hati-Hati, Sakit Telinga dan Tersumbat Bisa Jadi Gejala Kanker

Hati-Hati, Sakit Telinga dan Tersumbat Bisa Jadi Gejala Kanker

Health | Rabu, 16 Februari 2022 | 17:00 WIB

Kanker Limfoma Hodgkin: Faktor Risiko, Gejala, Hingga Pilihan Pengobatan

Kanker Limfoma Hodgkin: Faktor Risiko, Gejala, Hingga Pilihan Pengobatan

Health | Rabu, 16 Februari 2022 | 14:09 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB