Meski Enak dan Menyegarkan, Dampak Minuman Berenergi Tidak Baik untuk Remaja dan Anak-anak

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 20 Februari 2022 | 07:58 WIB
Meski Enak dan Menyegarkan, Dampak Minuman Berenergi Tidak Baik untuk Remaja dan Anak-anak
Ilustrasi remaja minum minuman berenergi (Shutterstock)

Suara.com - Bagi sebagian remaja, minuman berenergi mungkin tergolong enak dan membuat mereka merasakan sensasi menyegarkan.

Tetapi minuman bergula tinggi ini juga memiliki risiko buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara terus-menerus dalam jangka panjang, lapor iNews UK.

Dalam sebuah survei gaya hidup yang dilakukan oleh Claire Khouja dari University of York terhadap ribuan remaja Inggris menunjukkan bahwa minuman berenergi memengaruhi kesejahteraan mereka.

"Temuan ini menawarkan dukungan untuk kebijakan pemerintah yang melarang penjualan minuman berenergi bagi anak-anak," jelas Khouja, merujuk pada rencana larangan menjual minuman berenergi kepada anak di bawah 18 tahun oleh Pemerintah Inggris.

Namun, karena temuan ini bergantung pada survei, para peneliti menekankan mereka tidak dapat membuktikan bahwa minuman berenergi menyebabkan masalah bagi anak-anak.

Ilustrasi minuman berenergi. (Shutterstock)
Ilustrasi minuman berenergi. (Shutterstock)

Meski begitu, Khouja mengatakan ada bukti definitif tentang efek buruk dari bahan-bahan dalam minuman berenergi, seperti kafein dan stimulan seperti guanin dan taurin.

Ahli gizi Helena Gibson-Moore dari British Nutrition Foundation menjelaskan minuman berenergi mengandung kafein dan gula dalam dosis besar.

Beberapa produk juga mengandung bahan seperti guarana, bentuk lain dari kafein. Satu kaleng minuman benergi 500ml memiliki 20 sendok teh gula dan jumlah kafein yang sama seperti dua cangkir kopi.

“Penggunaan minuman energi secara teratur telah dikaitkan dengan sakit kepala, masalah tidur, kecemasan dan perubahan perilaku, kemungkinan disebabkan oleh kafein. Kandungan gula juga dapat berkontribusi pada asupan kalori dan meningkatkan risiko kerusakan gigi," imbuh Gibson-Moore.

Berbagai organisasi kesehatan di seluruh dunia, termasuk American Academy of Pediatrics, merekomendasikan minuman berenergi tidak sesuai untuk remaja dan anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Insomnia, Coba 5 Rekomendasi Minuman Ini

Alami Insomnia, Coba 5 Rekomendasi Minuman Ini

Your Say | Jum'at, 18 Februari 2022 | 06:59 WIB

Tak Pernah Sentuh Minuman Beralkohol, Sadio Mane dan Mohamed Salah Makin Dikagumi Jurgen Klopp

Tak Pernah Sentuh Minuman Beralkohol, Sadio Mane dan Mohamed Salah Makin Dikagumi Jurgen Klopp

Bola | Kamis, 17 Februari 2022 | 21:02 WIB

4 Jenis Makanan dan Minuman Penyebab Diabetes yang Wajib Diwaspadai

4 Jenis Makanan dan Minuman Penyebab Diabetes yang Wajib Diwaspadai

Your Say | Rabu, 16 Februari 2022 | 20:09 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB