Update Covid-19 Global: Infeksi Varian Omicron BA.2 Terus Meningkat di Banyak Negara

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 22 Februari 2022 | 09:09 WIB
Update Covid-19 Global: Infeksi Varian Omicron BA.2 Terus Meningkat di Banyak Negara
Ilustrasi varian omicron (Pexels)

Suara.com - Update Covid-19 di dunia per Selasa (22/2) tercatat bertambahan sebanyak 1,24 juta kasus positif dan angka kematian 6.160 jiwa dalam 24 jam terakhir.

Rusia masih mendominasi kasus positif baru juga kasus kematian harian. Negara itu melaporkan 152.337 kasus positif dan 735 kematian dalam sehari.

Selama dua pekan berturut-turut, Rusia menjadi negara dengan jumlah kasus positif mingguan terbanyak di dunia, yakni mencapai lebih dari 1 juta hanya dalam 7 hari.
Sementara angka kematian mingguannya meningkat sembilan persen dibandingkan dua pekan lalu, data dikutip dari worldometers.

Akumulasi data Covid-19 global per Selasa (22/2/2022) pukul 08.00 WIB tercatat kasus positif telah mencapai 426,24 juta dengan kematian lebih dari 5,9 juta jiwa.

Hingga saat ini masih ada 67,17 juta orang di dunia yang positif Covid-19. Sebanyak 81.251 di antaranya dalam kondisi kritis. Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengonfirmasi bahwa varian omicron telah 98 persen mendominasi kasus positif virus corona di dunia.

Jumlah kasus varian virus corona terdahulu, termasuk alfa, beta, dan delta, terus menurun secara global sejak kemunculan omicron.

Di antara lebih dari 400.000 urutan virus Covid-19 yang diunggah ke database virus terbesar dunia dalam sepekan terakhir, lebih dari 98 persen merupakan infeksi omicron.

Di sisi lain, kasus omicron subvarian BA.2 juga terus meningkat, terutama di Afrika Selatan, Denmark, Inggris, dan negara-negara lain.

Studi laboratorium baru telah mengungkapkan bahwa BA.2 dapat menyebabkan penyakit parah seperti Delta, menurut ahli epidemiologi dunia Eric Fang, dikutip dari Live Mint.

baca juga

Tiga hal penting tentang BA.2 yang telah diidentifikasi oleh tim Jepang bahwa subvarian itu mungkin memiliki fitur berbeda yang membuatnya mampu menyebabkan penyakit serius. Sifatnya mampu lolos dari sistem kekebalan seperti sub-varian BA.1.

Tetapi, lebih lanjut BA.2 juga tahan terhadap perawatan seperti sotrovimab, antibodi monoklonal. Para peneliti mengatakan meskipun BA.2 dianggap sebagai varian Omicron, urutan genomiknya sangat berbeda dari BA.1.

Beberapa waktu lalu, WHO juga memperingatkan bahwa kasus infeksi omicron BA.2 telah melonjak lebih cepat daripada jenis yang diidentifikasi sebelumnya. Apabila ada gelombang omicron lain, maka bisa terlihat infeksi lebih lanjut dari BA.2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik! Lansia Bisa Dapat Booster Usai Tiga Bulan Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Kabar Baik! Lansia Bisa Dapat Booster Usai Tiga Bulan Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Health | Selasa, 22 Februari 2022 | 11:35 WIB

200 Guru dan Siswa Positif Covid-19, PTM 15 Sekolah di Kulon Progo Berhenti Sementara

200 Guru dan Siswa Positif Covid-19, PTM 15 Sekolah di Kulon Progo Berhenti Sementara

Jogja | Selasa, 22 Februari 2022 | 09:05 WIB

Ratu Elizabeth II Dikabarkan Positif Covid-19, Apa Gejalanya pada Lansia?

Ratu Elizabeth II Dikabarkan Positif Covid-19, Apa Gejalanya pada Lansia?

Batam | Selasa, 22 Februari 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov

Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Sepak Terjang Masrupah Syarifuddin Istri Sekda Kalsel yang Ingin 'Kembali Muda' di Tengah Karhutla

Sepak Terjang Masrupah Syarifuddin Istri Sekda Kalsel yang Ingin 'Kembali Muda' di Tengah Karhutla

Entertainment | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan

Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Kini Berubah

Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Kini Berubah

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Prabowo Minta Peluang Suku Dayak Jadi Prajurit TNI Dibuka Lebar, Menhan Siapkan Privilese

Prabowo Minta Peluang Suku Dayak Jadi Prajurit TNI Dibuka Lebar, Menhan Siapkan Privilese

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Strategi Harga Baru Hyundai Stargazer Cartenz Catatkan Hasil Positif

Strategi Harga Baru Hyundai Stargazer Cartenz Catatkan Hasil Positif

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Jualan Online Sepi? Pakai 4 Strategi 'Grilya' Ini Biar Laris Manis di E-Commerce

Jualan Online Sepi? Pakai 4 Strategi 'Grilya' Ini Biar Laris Manis di E-Commerce

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Link Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia Sore Ini, Saksikan Perjuangan Garuda Muda

Link Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia Sore Ini, Saksikan Perjuangan Garuda Muda

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Setia pada Provider Lama Nyaman, tapi Mengapa XL Kembali Menarik Perhatian?

Setia pada Provider Lama Nyaman, tapi Mengapa XL Kembali Menarik Perhatian?

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:05 WIB

BPK Audit 4 Sektor Strategis Pemprov Jateng, Taj Yasin Minta Seluruh OPD Buka Data

BPK Audit 4 Sektor Strategis Pemprov Jateng, Taj Yasin Minta Seluruh OPD Buka Data

Jawa Tengah | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:03 WIB

×