Selain Kelelahan, Ini 5 Efek Samping Insomnia yang Berkelanjutan

Minggu, 27 Februari 2022 | 12:25 WIB
Selain Kelelahan, Ini 5 Efek Samping Insomnia yang Berkelanjutan
Ilustrasi insomnia (pexels.com)

Suara.com - Banyak orang mungkin sedang berjuang mengatasi insomnia. Kita tahu bahwa efek samping insomnia yan paling jelas adalah kelelahan konstan.

Tapi, efek samping dari insomnia itu tidak hanya kelelahan. Ada sejumlah perilaku lain yang bisa terjadi akibat kurang tidur.

Berikut ini dilansir dari Express, 5 efek samping insomnia yang seharusnya dipahami.

1. Tubuh tidak sehat

Infeksi virus corona dan flu biasa akan membuat kebanyakan orang merasa lelah. Tapi, hal ini akan semakin buruk bila Anda kurang tidur.

Penderita insomnia berisiko mengalami kekurangan tidur jangka panjang, karena ketidakmampuan mereka untuk tidur. Sehingga, hal ini bisa mengganggu kemampuan tubuh untuk memproduksi zat penangkal infeksi dalam sistem kekebalan tubuh.

Ilustrasi tidur. (Pexels/ Andrea Piacquadio/aufahardy)
Ilustrasi tidur. (Pexels/ Andrea Piacquadio/aufahardy)

Menurut situs medis terakreditasi Healthline, kurang tidur mengurangi produksi antibodi dan sitokin yang digunakan untuk melawan bakteri dan virus.

Anda tidak hanya akan lebih rentan terkena kondisi umum ini, tetapi Anda juga bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih darinya.

2. Dorongan seks lebih rendah

Baca Juga: Diminta Cepat Menikah Oleh Kedua Orang Tuanya, Ayu Ting Ting Akui Masih Trauma Takut Gagal Lagi

Meskipun kelelahan adalah alasan paling umum seseorang melewatkan hubungan seks di malam hari. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa 14 persen wanita lebih mungkin menunjukkan minat untuk berhubungan seks bila memiliki waktu ekstra untuk tidur.

Pada pria yang kurang tidur tiap malam pun bisa memiliki kadar testosteron yang rendah, sehingga sering tidak minat berhubungan seks.

3. Sistem saraf menjadi lebih lambat

Efek samping internal dari insomnia mungkin tidak terlihat oleh mata, tetapi mereka memainkan peran besar dalam fungsi otak dan tubuh Anda sehari-hari.

Tidur sangat penting untuk mendukung fungsi normal sistem saraf, tetapi insomnia kronis dapat mengganggu cara tubuh mengirim dan memproses informasi.

“Kurang tidur membuat otak Anda lelah, sehingga tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI