5 Efek Samping Vaksin Booster Moderna yang Paling Umum Dirasakan: Nyeri Sendi hingga Kelelahan, Tidak Ada Efek Serius

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 24 Februari 2022 | 19:30 WIB
5 Efek Samping Vaksin Booster Moderna yang Paling Umum Dirasakan: Nyeri Sendi hingga Kelelahan, Tidak Ada Efek Serius
efek samping vaksin booster moderna (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Suara.com - Pemerintah Indonesia masih terus gencar melakukan sosialisasi vaksin booster. Salah satu vaksin booster yang digunakan adalah vaksin Moderna. Sebelum menjalani vaksin booster Moderna, ketahui dulu efek samping vaksin booster Moderna.

Sejauh ini, tidak ada efek samping serius yang dilaporkan selama vaksin booster moderna dilakukan.  Meskipun demikian, efek samping vaksin booster moderna tetap ada, dan di bawah ini informasi lima efek samping vaksin booster moderna yang umum terjadi pada masyarakat. 

5 Efek Samping Vaksin Booster Moderna

Dikutip dari aarp.org, menurut data uji klinis yang dikumpulkan oleh Moderna, efek samping yang paling sering dilaporkan setelah suntikan booster adalah:

  • Nyeri di sekitar lengan yang kena injeksi
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi 

Prosentase efek samping dari booster untuk orang dewasa berusia 65 dan lebih tua, sebanyak 76 persen.  Umumnya mereka merasakan nyeri di sekitar lengan yang kena injeksi.

Efek samping terbanyak kedua yang dilaporkan  adalah rasa lelah (47,4 persen), nyeri otot (47,4 persen), sakit kepala (42,1 persen) dan nyeri sendi (39,5 persen).  Sisanya menggigil, mual, dan muntah. 

Dikutip dari cdc.gov, vaksin COVID-19 Moderna (Spikevax) menerima persetujuan Food and Drug Administration (FDA) AS pada 31 Januari 2022, untuk individu berusia 18 tahun ke atas. 

Setelah vaksin disetujui oleh FDA, perusahaan dapat memasarkan vaksin dengan nama merek. Spikevax adalah nama merek untuk vaksin Covid-19 Moderna.  Vaksin Moderna COVID-19 yang disahkan FDA untuk individu berusia 18 tahun ke atas sekarang akan dipasarkan sebagai Spikevax.  Tidak ada perubahan yang dilakukan pada formula vaksin dengan perubahan nama.

Kriteria Individu yang Tidak Seharusnya Mendapatkan Vaksinasi

Jika memiliki reaksi alergi yang parah terhadap bahan apa pun dalam vaksin COVID-19 mRNA (seperti polietilen glikol), tidak boleh mendapatkan vaksin COVID-19 mRNA (Moderna atau Pfizer-BioNTech). Jika memiliki reaksi alergi yang parah setelah mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19 mRNA, tidak boleh mendapatkan dosis kedua dari salah satu vaksin covid-19 mRNA (Moderna atau Pfizer-BioNTech).

Reaksi alergi yang parah dapat menyebabkan detak jantung yang cepat, kesulitan bernapas, pembengkakan tenggorokan, atau ruam umum atau gatal-gatal. Seseorang dengan reaksi alergi yang parah perlu diobati dengan epinefrin (sering diberikan sebagai EpiPen®) dan harus mencari perhatian medis segera.

Demikian informasi terkait dengan efek samping vaksin booster moderna. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Baru, Syarat Mendapat Vaksin Booster Lansia

Aturan Baru, Syarat Mendapat Vaksin Booster Lansia

Jabar | Rabu, 23 Februari 2022 | 18:33 WIB

Vaksin Booster Lansia: Ini Syarat, Jenis Vaksin, Aturan Terbaru Orang Tua Boleh Suntik Ketiga Minimal 3 Bulan

Vaksin Booster Lansia: Ini Syarat, Jenis Vaksin, Aturan Terbaru Orang Tua Boleh Suntik Ketiga Minimal 3 Bulan

News | Rabu, 23 Februari 2022 | 12:14 WIB

Kemenkes Sebut Vaksin Booster Turunkan 91 Persen Risiko Kematian, Jika Terpapar Covid-19

Kemenkes Sebut Vaksin Booster Turunkan 91 Persen Risiko Kematian, Jika Terpapar Covid-19

News | Selasa, 22 Februari 2022 | 16:06 WIB

Kabar Baik, Lansia Bisa Disuntik Vaksin Booster 3 Bulan Setelah Vaksin Kedua

Kabar Baik, Lansia Bisa Disuntik Vaksin Booster 3 Bulan Setelah Vaksin Kedua

News | Selasa, 22 Februari 2022 | 10:12 WIB

Punya Gangguan Imun, Warga Italia Diminta Lakukan Vaksin Booster Dosis Keempat

Punya Gangguan Imun, Warga Italia Diminta Lakukan Vaksin Booster Dosis Keempat

Health | Senin, 21 Februari 2022 | 22:54 WIB

Pemberian Vaksin Booster Dinilai Lambat, Warga Jepang Tak Puas dengan PM Kishida

Pemberian Vaksin Booster Dinilai Lambat, Warga Jepang Tak Puas dengan PM Kishida

Health | Senin, 21 Februari 2022 | 22:27 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB