Beda Penumpukkan Lemak Obesitas Pada Laki-Laki dan Perempuan, Mana yang Lebih Mudah Lakukan Diet?

Rabu, 02 Maret 2022 | 14:06 WIB
Beda Penumpukkan Lemak Obesitas Pada Laki-Laki dan Perempuan, Mana yang Lebih Mudah Lakukan Diet?
Ilustrasi lemak pada pinggang. (Ilustrasi)

Suara.com - Obesitas atau kelebihan berat badan sama berisikonya bagi laki-laki maupun perempuan. Hanya saja, penumpukan lemak di bagian tubuh tertentu pada laki-laki dan perempuan agak berbeda. 

Ketua DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Rudatin menjelaskan bahwa terdapat dua jenis obesitas, yakni obesitas sentral atau disebut juga obesitas apel dan obesitas umum atau obesitas pir.

"Obesitas sentral penumpukan lemak banyak di dada, pinggang, dan perut," jelas Rudatin dalam webinar Hari Obesitas Dunia bersama Kementerian Kesehatan, Rabu (2/3/2022).

Oleh sebab itu, kebanyakan obesitas sentral terjadi pada laki-laki. Sedangkan obesitas umum banyak terjadi pada perempuan karena penumpukkan lemak terjadi di sekitar pinggul dan paha.

Ilustrasi obesitas. [unsplash]
Ilustrasi obesitas. [unsplash]

"Tatalaksana akan lebih sulit pada obesitas sentral dan akan lebih mudah pada obesitas umum," ujarnya.

Meski demikian, ia menyampaikan bahwa pada dasarkan menjaga berat badan merupakan cara menyeimbangkan antara asupan energi yang masuk melalui makanan dan minuman juga energi yang keluar saat bergerak. 

Apabila energi yang masuk lebih banyak daripada yang dikeluarkan atau kurang bergerak aktif dan olahraga, maka cadangan energi akan disimpan dalam bentuk lemak. Sehingga lambat laun berat badan akan bertambah. 

Pola makan yang dianjurkan untuk menurunkan berat badan, Rudatin menyarankam dengan metode piring T Obesitas. Piring dibagi menjadi dua bagian, lalu pada sisi bawah ditarik garis sehingga menyerupai huruf T.

Pada bagian atas dengan area setengah piring tersebut disarankan hanya diisi sayur dan buah.

Baca Juga: Bikin Gagal Diet, Ini 4 Jenis Buah yang Bisa Bikin Berat Badan Meningkat

"Bawahnya karbohidrat dan protein yang lebih banyak hewani daripada nabati. Dibuat 50-50 antara protein dan karbohidrat," ujarnya.

Menurutnya, tubuh tetap butuh karbohidrat walaupun sedang diet. Asalkan perhatian jumlah, jenis makanan, dan cara pengolahan yang dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI