Peringatan WHO tentang Konflik Rusia-Ukraina: Dapat Meningkatkan Kasus Covid-19 dan Munculnya Varian Baru

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 05 Maret 2022 | 17:12 WIB
Peringatan WHO tentang Konflik Rusia-Ukraina: Dapat Meningkatkan Kasus Covid-19 dan Munculnya Varian Baru
Seorang warga sipil berlatih melempar bom molotov untuk mempertahankan kota ketika invasi Rusia ke Ukraina terus berlanjut, di Zhytomyr, Ukraina, 1 Maret 2022. (ANTARA/Reuters/Viacheslav Ratynskyi/as)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina yang sedang berlangsung memungkinkan peningkatan penularan Covid-19.

Pada akhirnya, peningkatan itu akan memperbesar kemungkinan banyak orang mengembangkan infeksi parah.

"WHO sangat prihatin dengan keadaan darurat kemanusiaan yang sedang berlangsung di Ukraina," jelas Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dilansir Times of India.

Ia melanjutkan bahwa sebelum konflik, Ukraina telah mengalami lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini.

"Tingkat pengujian yang rendah sejak awal konflik berarti kemungkian ada penularan yang tidak terdeteksi," sambungnya.

Warga menunggu di luar pusat akomodasi sementara setelah menyelamatkan diri dari invasi Rusia di Ukraina, di Korczowa, Polandia, Kamis (3/3/2022). (ANTARA/Reuters/Yara Nardi/aww)
Warga menunggu di luar pusat akomodasi sementara setelah menyelamatkan diri dari invasi Rusia di Ukraina, di Korczowa, Polandia, Kamis (3/3/2022). (ANTARA/Reuters/Yara Nardi/aww)

Terlebih, cakupan vaksinasi Covid-19 di negara tersebut masih rendah, sehingga meningkatkan risiko bagi sejumah besar orang untuk mengembangkan penyakit parah.

Selain itu, kekurangan oksigen juga akan bedampak pada kemampuan dalam merawat pasien Covid-19 dan banyak kondisi lainnya.

Menurut Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), sekitar satu juta orang telah meniggalkan Ukraia, dan jumlah itu diperkirakan akan meningkat secara cepat.

"Pergerakan populasi massal kemungkinan akan berkontribusi lebih lanjut terhadap penularan Covid-19, yang berpotensi meningkatkan tekanan pada sistem kesehatan di negara-negara tetangga," lanjutnya.

baca juga

Tidak hanya itu, kondisi tersebut juga dapat memicu munculnya varian Covid-19 baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Ramai Kabar Covid-19 Dicabut dan Dinyatakan Tak Berlaku dengan SE Satgas 9/2022, Benarkah?

CEK FAKTA: Ramai Kabar Covid-19 Dicabut dan Dinyatakan Tak Berlaku dengan SE Satgas 9/2022, Benarkah?

News | Sabtu, 05 Maret 2022 | 15:29 WIB

Viral Foto Jackie Chan Angkut Kardus Berisi Alat Medis untuk Perangi Covid-19 di Hong Kong

Viral Foto Jackie Chan Angkut Kardus Berisi Alat Medis untuk Perangi Covid-19 di Hong Kong

Entertainment | Sabtu, 05 Maret 2022 | 15:14 WIB

Sempat Menyentuh 1.177 Kasus Perhari, Bima Arya Sebut Penularan Covid-19 Bogor Melandai

Sempat Menyentuh 1.177 Kasus Perhari, Bima Arya Sebut Penularan Covid-19 Bogor Melandai

Bogor | Sabtu, 05 Maret 2022 | 15:01 WIB

Terkini

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Health | Minggu, 01 November 2026 | 15:57 WIB

Lautan Manusia Padati Monas, Dubes Palestina Terharu: Dukungan Rakyat Indonesia Sangat Luar Biasa!

Lautan Manusia Padati Monas, Dubes Palestina Terharu: Dukungan Rakyat Indonesia Sangat Luar Biasa!

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:55 WIB

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 15:38 WIB

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:36 WIB

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:35 WIB

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

×