Ini yang Terjadi dalam Tubuh Orang dengan Penyakit Ginjal Kronis

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 07 Maret 2022 | 13:20 WIB
Ini yang Terjadi dalam Tubuh Orang dengan Penyakit Ginjal Kronis
Ilustrasi penyakit ginjal. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit ginjal kronis termasuk penyakit berbahaya dan tidak bisa disembuhkan. Penyebabnya karena ada kerusakan pada ginjal sehingga menganggu fungsi dan kinerjanya.

Dokter spesialis penyakit dalam dr. Yenny Kandarini, Sp.PD-KGH., mengatakan bahwa terdapat tingkatan, mulai dari stadium 1 hingga 5, pada penyakit ginjal kronis. Sayangnya, gejala biasanya baru mulai terasa saat penyakit sudah mencapai stadium 5 atau yang paling parah.

"Sebagian besar pasien datangnya terlambat, sudah stadium 5, pada saat fungsi ginjal betul-betul sudah turun," kata dokter Yenny saat siaran langsung Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Senin (7/3/2022).

Ia menjelaskan bahwa ginjal yang sehat berfungsi untuk membuang kotoran atau zat sisa dalam darah. Apabila ginjal mengalami kerusakan, maka kotoran akan tertumpuk di dalam darah. Lambat laun, kondisi itu akan menimbulkan berbagai gejala.

"Bisa bengkak juga sesak karena kotoran menumpuk di paru-paru. Haemoglobin juga turun pelan-pelan, cairan elektrolit juga. Kalau ginjalnya rusak, kalium juga tinggi, itu akan mengganggu fungsi jantung. Pada akhirnya bisa timbul tiba-tiba gangguan irama jantung," paparnya.

Selain itu, keseimbangan asam basa dalam darah juga terganggu. Akibat zat sisa tidak dapat diproses oleh ginjal, kadar asam dalam darah jadi terlalu tinggi, sehingga menganggu proses metabolisme tubuh.

Menurut dokter Yenny, kerusakan ginjal kronis tersebut bisa berlangsung sangat cepat.

"Makin lama dia akan makin menurun fungsinya dan menetap. Artinya tidak bisa kembali ke awal, kalau sudah rusak, tambah rusak tidak akan kembali ke awal," ujarnya.

Menurutnya, kurangnya informasi mengenai penyakit ginjal kronis jadi salah satu penyebab pasien terlambat datang ke rumah sakit. Kebanyakan pasien baru datang berobat saat gejala sudah parah, sehingga tingkat stadium sudah tinggi.

baca juga

"Kenapa kita harus betul-betul memahami, karena tidak hanya fungsi ginjal, tapi juga menjaga kesehatan ginjal, bagaimana kita mencegah penyakit ginjal, apa yang harus kita lakukan, apa yang harus kita periksakan, apa yang menjadi risiko dari penyakit ginjal, sehingga tidak terlambat ke dokter," ucapnya.

Diakui dokter Yenny bahwa kebanyakan pasien baru memeriksakan diri saat telah merasakan gejala. Sayangnya, gejala penyakit ginjal kronis juga sangat bervariasi dan kebanyakan baru mulai terasa saat sudah masuk stadium 5.

Kondisi seperti itu nenunjukkan bahwa tubuh sudah tidak bisa lagi menoleransi kerusakan pada ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbedaan Penyakit Ginjal Kronis dan Akut, Mana yang Masih Bisa Sembuh?

Perbedaan Penyakit Ginjal Kronis dan Akut, Mana yang Masih Bisa Sembuh?

Health | Senin, 07 Maret 2022 | 12:53 WIB

Sering Ditakuti, Tes Urine Ternyata Bisa untuk Deteksi Dini Masalah Ginjal

Sering Ditakuti, Tes Urine Ternyata Bisa untuk Deteksi Dini Masalah Ginjal

Surakarta | Jum'at, 18 Februari 2022 | 21:57 WIB

Deteksi Dini Masalah Penyakit Ginjal, Bisa Lakukan dengan Tes Urine

Deteksi Dini Masalah Penyakit Ginjal, Bisa Lakukan dengan Tes Urine

Jawa Tengah | Sabtu, 19 Februari 2022 | 06:45 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

×