Studi Oxford: Penyintas Covid-19 Meski Gejala Ringan Bisa Alami Penuaan Otak Lebih Cepat

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 08 Maret 2022 | 14:30 WIB
Studi Oxford: Penyintas Covid-19 Meski Gejala Ringan Bisa Alami Penuaan Otak Lebih Cepat
Ilustrasi otak (Elements Envato)

Suara.com - Penyintas Covid-19 meski dengan gejala ringan berpotensi alami percepatan penuaan otak dan perubahan lain pada otak. Temuan itu ditulis dalam jurnal Nature.

Para peneliti menemukan bahwa ada kehilangan materi abu-abu dan kelainan jaringan otak yang lebih besar pada penyintas Covid-19. Perubahan itu banyak terjadi di area otak yang berhubungan dengan indera penciuman.

"Kami cukup terkejut melihat perbedaan yang jelas di otak bahkan dengan infeksi ringan," kata penulis utama penelitian sekaligus profesor ilmu saraf di Universitas Oxford Gwenaëlle Douaud, dikutip dari CNN.

Douaud dan rekan-rekannya mengevaluasi pencitraan otak dari 401 orang yang terinfeksi Covid-19 selama Maret 2020 hingga April 2021. Dari 401 orang tersebut, 15 di antaranya dirawat di rumah sakit

Mereka membandingkan hasil dengan pencitraan otak dari 384 orang yang tidak terinfeksi. Seluruh peserta rata-rata berusia 51-81 tahun.

Douaud menjelaskan bahwa normal bagi orang untuk kehilangan 0,2 hingga 0,3 persen materi abu-abu setiap tahun di area yang berhubungan dengan memori otak seiring bertambahnya usia.

Tetapi dalam evaluasi penelitian, orang yang telah terinfeksi virus corona kehilangan memori otak lebih tinggi hingga 2 persen, dibandingkan dengan mereka yang tidak terinfeksi.

Selain pencitraan, para peserta juga diuji untuk fungsi eksekutif dan kognitif yang terkait dengan demensia. Juga diuji kecepatan dan fungsi pemrosesan otak.

"Karena perubahan abnormal yang kita lihat pada otak peserta yang terinfeksi mungkin sebagian terkait dengan hilangnya penciuman mereka, ada kemungkinan bahwa pemulihannya dapat menyebabkan kelainan otak ini menjadi kurang jelas dari waktu ke waktu," tuturnya.

baca juga

Douaud menambahkan, para peneliti perlu mengantisipasi pencitraan ulang dan pengujian para peserta dalam satu atau dua tahun ke depan.

Sementara penelitian itu menemukan beberapa hubungan antara infeksi dan fungsi otak, masih belum jelas alasannya. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan orang dengan kehilangan penciuman yang signifikan dan berulang juga memiliki kehilangan materi abu-abu yang terkait.

Namun, penelitian ini tidak mengevaluasi apakah orang benar-benar kehilangan penciuman.

Para penulis memperingatkan adanya konsekuensi jangka panjang dari infeksi SARS CoV-2 berkontribusi timbulnya penyakit Alzheimer atau bentuk demensia lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minum Alkohol Sehari Sekali Dapat Meningkatkan Penuaan Otak di Masa Depan

Minum Alkohol Sehari Sekali Dapat Meningkatkan Penuaan Otak di Masa Depan

Health | Senin, 07 Maret 2022 | 12:02 WIB

Penyintas Covid-19 Berisiko Tinggi Sakit Jantung, Olahraga Bisa Jadi Solusi Pencegahannya

Penyintas Covid-19 Berisiko Tinggi Sakit Jantung, Olahraga Bisa Jadi Solusi Pencegahannya

Health | Jum'at, 04 Maret 2022 | 13:23 WIB

Dokter: Gejala Ringan dan Tak Punya Komorbid, Infeksi Covid-19 Tetap Berbahaya

Dokter: Gejala Ringan dan Tak Punya Komorbid, Infeksi Covid-19 Tetap Berbahaya

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 12:13 WIB

Terkini

Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada

Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:56 WIB

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 10:54 WIB

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 10:52 WIB

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:51 WIB

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:48 WIB

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:44 WIB

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:43 WIB

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 10:42 WIB

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

×