ASI Belum Keluar saat Bayi Lahir, Jangan Langsung Kasih Sufor! Dokter Ungkap Langkah yang Perlu Dilakukan

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 17 Maret 2022 | 07:05 WIB
ASI Belum Keluar saat Bayi Lahir, Jangan Langsung Kasih Sufor! Dokter Ungkap Langkah yang Perlu Dilakukan
Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Pasangan suami istri rentan merasa khawatir, jika air susu ibu atau ASI tidak langsung keluar setelah bayi lahir. Karena takut anak akan kelaparan, susu formula atau sufor pun diberikan pada bayi.

Padahal kekhawatiran ini menurut Dokter Spesialis Anak dr. Lucky Yogasatria tidak diperlukan. Khawatir berlebih akan membuat ibu stres, yang akan memicu ASI ibu semakin terhambat. Apalagi saat bayi lahir, ia masih memiliki cadangan makanan yang membuatnya tidak kelaparan.

"Sejak lahir bayi punya cadangan makanan yang bisa bertahan sampai 72 jam, jadi nggak ada alasan lagi takut bayi kelaparan, dan buru-buru kasih sufor karena anaknya nangis," ujarnya melalui konten edukasi di Instagramnya @dr.lucky.sp.a, dikutip suara.com, Rabu (16/3/2022).

Alih-alih bayi merasa lapar, respon bayi menangis menurut dr. Lucky karena bayi merasa ingin dekat dengan ibunya.

Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Sehingga di momen ini harus melakukan skin to skin contact, yaitu biarkan kulit bayi menempel dengan kulit ibunya dalam pelukan yang akan memberikan ketenangan dan kenyamanan bayi, dan ia akan berhenti menangis.

Apalagi metode skin to skin juga dinilai sangat ampuh dan efektif merangsang ASI untuk lebih banyak keluar, dan masuk ke dalam salah satu tahapan Inisiasi Menyusui Dini atau IMD.

Adapun umumnya IMD terjadi pada rentang waktu 1 hingga 6 jam setelah prose kelahiran. IMD juga akan jadi momen perkenalan antara ibu dan bayi, sehingga jalinan kasih maupun ikatan ibu dan anak semakin kuat.

Apalagi proses IMD tidaklah sebentar, khususnya menunggu selama bayi bergerak mencari puting payudara ibu. Di fase ini si ibu diminta bersabar menunggu dan biarkan bayi yang bergerak aktif mencari puting payudara.

Berikut ini tahapan awal inisiasi menyusui dini setelah bayi lahir, mengutip Hello Sehat:

1. Setelah bayi dilahirkan dan dirasa tidak membutuhkan resusitasi atau bantuan pernapasan maupun tindakan medis lainnya, segera letakkan bayi di atas perut ibu.

2. Jika bayi lahir dengan operasi caesar, letakkan bayi di atas dada ibu.

3. Sebelumnya, pastikan kepala, wajah, dan bagian tubuh bayi lainnya kecuali kedua tangan sudah dalam keadaan kering. Hal ini bertujuan agar aroma dari air ketuban (amnion) pada tangan bayi akan membantu mengarahkannya untuk mencari puting payudara ibu yang memiliki aroma serupa.

4. Untuk memudahkan prosesnya, dada ibu juga tidak boleh dibersihkan. Begitu pula dengan bayi, sebaiknya vernix caseosa yang menempel pada tubuhnya tidak perlu dibersihkan.

Vernix caseosa adalah lapisan lembut berupa substansi lemak berwarna putih yang berasal dari kelenjar minyak serta kulit yang telah mengelupas.

Vernix caseosa tidak perlu dibersihkan karena dapat berfungsi untuk menahan panas pada tubuh bayi saat baru dilahirkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik dr. Tan Shot Yen: Susu Bumil Gimmick Industri, Desak Program Makan Gratis Pakai Pangan Lokal!

Kritik dr. Tan Shot Yen: Susu Bumil Gimmick Industri, Desak Program Makan Gratis Pakai Pangan Lokal!

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:50 WIB

Cara Bayar Fidyah Ibu Menyusui 1 Bulan, Ini Bacaan Niat dan Besarannya

Cara Bayar Fidyah Ibu Menyusui 1 Bulan, Ini Bacaan Niat dan Besarannya

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:55 WIB

Ini Bacaan Niat Fidyah Ibu Menyusui dan Besaran yang Harus Dibayar, Perhatikan Batas Waktunya

Ini Bacaan Niat Fidyah Ibu Menyusui dan Besaran yang Harus Dibayar, Perhatikan Batas Waktunya

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 15:39 WIB

Mengapa Ruang Menyusui yang Layak Masih Sulit Ditemukan di Ruang Publik?

Mengapa Ruang Menyusui yang Layak Masih Sulit Ditemukan di Ruang Publik?

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:30 WIB

Ampuh Hilangkan Flek Hitam, Bolehkah Ibu Menyusui Memakai Retinol?

Ampuh Hilangkan Flek Hitam, Bolehkah Ibu Menyusui Memakai Retinol?

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 11:21 WIB

Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama

Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama

Health | Sabtu, 24 Januari 2026 | 21:32 WIB

5 Rekomendasi Krim Mengencangkan Payudara Mulai Rp60 Ribuan, Cocok untuk Ibu setelah Menyusui

5 Rekomendasi Krim Mengencangkan Payudara Mulai Rp60 Ribuan, Cocok untuk Ibu setelah Menyusui

Lifestyle | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:51 WIB

Kepala BPOM Pastikan Susu Formula Nestl yang Terkontaminasi Bakteri Tidak Beredar di Indonesia

Kepala BPOM Pastikan Susu Formula Nestl yang Terkontaminasi Bakteri Tidak Beredar di Indonesia

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 17:00 WIB

Jangan Panik! Ini 9 Daftar Susu Nestle di Indonesia yang Aman dari Isu Racun Cereulide

Jangan Panik! Ini 9 Daftar Susu Nestle di Indonesia yang Aman dari Isu Racun Cereulide

Lifestyle | Selasa, 13 Januari 2026 | 13:22 WIB

13 Produk Susu Formula Nestle untuk Bayi yang Ditarik dari 49 Negara akibat Racun Cereulide

13 Produk Susu Formula Nestle untuk Bayi yang Ditarik dari 49 Negara akibat Racun Cereulide

Lifestyle | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:49 WIB

Terkini

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB