Studi: Endometriosis Berisiko Menyebabkan Kanker Ovarium Epitel, Begini Penjelasannya

Sabtu, 19 Maret 2022 | 17:02 WIB
Studi: Endometriosis Berisiko Menyebabkan Kanker Ovarium Epitel, Begini Penjelasannya
Ilustrasi seorang wanita menderita endometriosis (Pexels.com)

Suara.com - Para ilmuwan telah menemukan keterkaitan genetik dan kemungkinan hubungan sebab akibat antara endometriosis dengan beberapa jenis kanker ovarium.

Endometriosis merupakan kondisi ketika sel-sel yang mirip dengan lapisan rahim tumbuh di tempat lain, seperti tuba falopi. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit parah hingga kemandulan pada wanita.

Perlu diketahui bahwa endometriosis sendiri tidak bersifat kanker, tetapi selama bertahun-tahun peneliti memang telah membandingkan cara lesi endometriosis bermetastasis, menyebar, menyerang, dan merusak jaringan dengan cara yang sama seperti sel kanker.

Dalam riset ini peneliti di Australia mengumpulkan data dari beberapa studi asosiasi genom, lapor Science Alert.

Mereka menemukan 19 lokasi genetik dalam DNA wanita yang tampaknya menjadi predisposisi terhadap endometriosis dan membuat mereka rentan terkena kanker ovarium epitel (jenis kanker yang berkembang di lapisan luar ovarium).

ilustrasi seorang wanita sedang sakit perut (pixabay.com)
ilustrasi seorang wanita sakit endometriosis (pixabay.com)

"Secara keseluruhan, penelitian memperkirakan bahwa 1 dari 76 wanita berisiko terkena kanker ovarium dalam hidup mereka, dan risiko penderita endometriosis sedikit meningkat menjadi 1 dari 55," kata ahli biomolekuler Sally Mortlock, dari Universitas Queensland, Australia.

Secara sederhana, peneliti menemukan gen penyebab endometriosis mendorong perkembangan jaringan yang meningkatkan risiko kanker ovarium.

Hasil itu menunjukkan bahwa endometriosis dan kanker ovarium epitel (EOC) terkait secara biologis.

Namun, peneliti belum tahu bagaimana memprediksi penderita endometriosis mana yang lebih mungkin mengembangkan kanker ovarium.

Baca Juga: Sejumlah Tanda 'Halus' Kanker Ovarium yang Tidak Berkaitan dengan Menstruasi, Salah Satunya Perut Kembung

Meski begitu, penelitian ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan obat potensial dan pilihan pengobatan untuk kedua penyakit ini.

Studi ini dipublikasikan di jurnal Cell Reports Medicine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI