Meski Aman, Bidan Mengingatkan Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Pijat Prenatal

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 22 Maret 2022 | 09:43 WIB
Meski Aman, Bidan Mengingatkan Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Pijat Prenatal
Ilustrasi pijat prenatal (Shutterstock)

Suara.com - Hampir semua ibu hamil membutuhkan pijat prenatal atau pijat kehamilan. Tujuannya untuk meningkatkan sirkulasi darah dan menghilangkan ketegangan pada bagian tubuh tertentu.

"Ini dapat mengendurkan otot yang menyebabkan linu panggul, menghilangkan ketidaknyamanan yang disebabkan saraf terjepit," jelas bidan dan salah satu pendiri My Expert Midwife, Lesley Gilchrist.

Ia mengungkap bahwa pijatan selama 20 menit per minggu dapat mengurangi nyeri kaki dan punggung ibu hamil secara signifikan.

"Juga, pijatan pada wajah, leher, dan bahu, dapat membantu meringankan tekanan sinus dan sakit keoaka yang disebabkan oleh ketegangan," sambungnya, dilansir Live Science.

Meski memiliki manfaat yang sangat dibutuhkan ibu hamil, melakukan pijatan prenatal juga harus hati-hati. Sangat penting untuk memilih terapis berpengalaman.

Ilustrasi pijat prenatal (Shutetrstock)

"Keraguan dari banyak ibu hamil dalam menerima pijatan biasanya berakar pada informasi yang salah dan saran yang saling bertentangan, yang keduanya menyebabkan kebingungan," imbuh Gilchrist.

Gilchrist menjabarkan beberapa hal yang sebaiknya diketahui oleh ibu hamil sebelum melakukan pijat prenatal:

  • Hindari pijat perut dalam, terutama pada trimester pertama.
  • Jangan berbaring telentang setelah 16 minggu. Sebaliknya, pijatan harus dilakukan di sisi tubuh atau berbaring dengan kemiringan 45 derajat.
  • Pijat prenatal mingkin tidak cocok untuk semua ibu hamil. Tanyakan kepada dokter sebelum melakukannya.
  • Pijat tidak selalu merupakan solusi terbaik untuk pembengkakan mendadak, yang mungkin merupakan tanda preeklamsia.
  • Hindari pijat jaringan dalam di kaki dan lengan atas. Sebab, kehamilan meningkatkan risiko deep vein thrombosis (DVT) yang terkadang tidak mudah dikenali.
  • Hindari penggunaan minyak esensial tertentu, yang tidak aman digunakan selama kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerebek Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat, Polres Tangsel Temukan Banyak Kondom

Gerebek Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat, Polres Tangsel Temukan Banyak Kondom

Jakarta | Rabu, 16 Maret 2022 | 18:49 WIB

Mertua Tega Tampar Menantu Gegara Tak Suka Lihat Anaknya Pijat Istri, Langsung Dapat Karma Instan

Mertua Tega Tampar Menantu Gegara Tak Suka Lihat Anaknya Pijat Istri, Langsung Dapat Karma Instan

News | Kamis, 10 Maret 2022 | 21:59 WIB

Ulasan Buku Pintar Pijat Bayi, Merawat Anak dengan Sepenuh Hati

Ulasan Buku Pintar Pijat Bayi, Merawat Anak dengan Sepenuh Hati

Your Say | Kamis, 03 Maret 2022 | 15:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB