12 Dokter Bedah Malaysia Berhasil Memisahkan Bayi Kembar di Usia 17 Hari, Begini Kondisinya Sekarang

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 22 Maret 2022 | 14:08 WIB
12 Dokter Bedah Malaysia Berhasil Memisahkan Bayi Kembar di Usia 17 Hari, Begini Kondisinya Sekarang
Operasi pemisahan kembar siam di RS Tunku Azizah (Facebook/Hospital Tunku Azizah)

Suara.com - Salah satu rumah sakit di Malaysia, Rumah Sakit Tunku Azizah mengklaim telah menorehkan sejarah baru karena telah berhasil memusahkan sepasang anak kembar siam yang lahir prematur.

Anak kembar itu lahir prematur pada minggu ke-33 (8 bulan satu minggu) di Rumah Sakit Raja Permaisuri Bainun, Ipoh. Lalu, mereka dirujuk langsung ke RS Tunku Azizah.

Dokter melakukan operasi pemisahan ketika usianya baru 17 hari, lapor World of Buzz.

Prosedur harus segera dilakukan karena bayi tersebut mengalami komplikasi, yakni sindrom transfusi kembar-ke-kembar ekstrauterin atau Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS).

Biasanya, operasi semacam ini dilakukan ketika bayi kembar berusia antara tiga hingga enam bulan.

Operasi pemisahan kembar siam di RS Tunku Azizah (Facebook)
Operasi pemisahan kembar siam di RS Tunku Azizah (Facebook/Hospital Tunku Azizah)

"Operasi pada dua nayi laki-laki, dengan berat 2,7 kilogram, harus dilakukan lebih awal karena komplikasi sindrom transfusi kembar-ke-kembar ekstrauterin," tulis pihak rumah sakit di Facebook-nya.

Operasi berisiko tinggi ini dilakukan pada Sabtu (19/3/2022) oleh 12 ahli bedah, yang dipimpin oleh Datuk Dr. Zakaria Zahari. Sementara tim ahli anestesi dipimpin oleh Dr. Intan Zarina dan Dr Ruwaida.

Prosedur pemisahan berlangsung selama 10 jam tanpa adanya komplikasi besar. Si kembar juga masing-masing memiliki organ lengkap, kecuali hati dan usus, yang harus dokter bagi.

Kini, kondisi kedua bayi tersebut stabil meski masih membutuhkan alat bantu pernapasan.

baca juga

"Alhamdulillah sejauh ini anak kembarnya baik-baik saja. Kami harap mereka bisa 'dilepas' dalam waktu tiga hingga empat hari, tetapi pemantauan akan dilakukan setiap hari," kata Zakaria, dilansir The Star.

Zakaria menambahkan, setelah alat bantu pernapasan dilepas, si kembar masih perlu dirawat di unit perawatan intensif neonatal (NICU) sekitar sebulan, tergantung pada kemajuan pemulihan mereka, termasuk perkembangan berat badan.

"Kami perlu memantau kondisi di kembar karena kami khawatir ada masalah tertentu, seperti luka operasi atau tidak bisa bernapas. Operasi lain hanya dilakukan jika terjadi sesuatu di usus, seperti kebocoran, tetapi saat ini, 24 jam setelah operasi, tidak ada yang terjadi," jelas Zakaria setelah operasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hunian Impian Si Kembar yang Mewah dan Nyaman, 5 Potret Rumah The Connell Twins di Australia

Hunian Impian Si Kembar yang Mewah dan Nyaman, 5 Potret Rumah The Connell Twins di Australia

Banten | Senin, 21 Maret 2022 | 09:15 WIB

5 Potret Kemiripan Tina Sopacua dengan Prilly Latuconsina, Bak Anak Kembar!

5 Potret Kemiripan Tina Sopacua dengan Prilly Latuconsina, Bak Anak Kembar!

Entertainment | Minggu, 20 Maret 2022 | 12:19 WIB

Pengendara Harley Davidson Penabrak Dua Anak Kembar Jadi Tersangka dan Ditahan Polisi

Pengendara Harley Davidson Penabrak Dua Anak Kembar Jadi Tersangka dan Ditahan Polisi

Sulsel | Rabu, 16 Maret 2022 | 05:55 WIB

Terkini

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

×