Ngilu! Kena Serangan Stroke Hemografik Tiga Kali, Tengkorak Kepala Lelaki Ini Sampai Dicopot

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 23 Maret 2022 | 11:05 WIB
Ngilu! Kena Serangan Stroke Hemografik Tiga Kali, Tengkorak Kepala Lelaki Ini Sampai Dicopot
Ilustrasi operasi. (Pixabay)

Suara.com - Sebuah mengejutkan menunjukkan dampak yang menghancurkan pada seorang ayah yang menderita tiga kali stroke. Bahkan,  sebagian tengkoraknya harus dicabut.

Dilansir dari Metro UK, Neil Jones, mengalami stroke hemoragik yang mengubah hidup pada April tahun lalu. Penyakit itu diikuti oleh dua lagi tak lama kemudian.

Mantan kopral tentara itu koma selama dua bulan dan bagian kiri tubuhnya lumpuh.Bagian tengkorak Neil diangkat sehingga ahli bedah bisa meredakan pembengkakan di otaknya, yang membuatnya menderita sakit kepala 'mengerikan'.

"Saya menderita sakit kepala yang mengerikan dari mana tengkorak saya telah dihilangkan dan diganti tetapi saya perlahan-lahan mendapatkan kendali atas itu," kata dia.

Ilustrasi penyakit stroke. (Shutterstock)
Ilustrasi penyakit stroke. (Shutterstock)

Ia mengatakan bahwa otaknya yang bengkak menyebabkan lebih banyak kerusakan sehingga tengkorak saya diangkat dan dibiarkan otak saya tidak diikat.

"Saya kemudian mengalami pendarahan lagi dan menjalani operasi lubang duri untuk mengalirkan darah."

Operasi lubang duri biasanya dilakukan dalam situasi darurat, dan melibatkan lubang yang dibor ke dalam tengkorak untuk mengobati hematoma subdural.

Lubang-lubang ini mengurangi tekanan di otak, tetapi prosedur ini memiliki sejumlah risiko, termasuk potensi kejang dan pendarahan lebih lanjut.

Neil mengalami koma selama dua bulan setelah operasinya, dan tiga bulan kemudian kembali ke ruang operasi untuk perawatan lebih lanjut pada hematoma terpisah di sisi berlawanan dari otaknya.

"Mereka menguras ini dan kemudian masuk kembali dan mengikat tengkorak saya kembali ke bawah," kata Neil.

"Saya dalam keadaan koma pada awalnya tetapi menderita sakit kepala sejak itu. Mereka jauh lebih sedikit sekarang daripada di awal, mereka mengerikan.”

Ketika dia diizinkan pulang pada 23 Desember setelah delapan bulan di rumah sakit, Neil mengatakan dia 'tidak bisa melakukan apa-apa." kata dia.

Tapi sekarang, setelah pulang, dia bisa berdiri selama sekitar sepuluh detik dan mulai kembali bergerak di kaki kirinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulanya Kena Covid-19, Kepala Anak Ini Jadi Infeksi Hingga Tengoraknya Membusuk

Mulanya Kena Covid-19, Kepala Anak Ini Jadi Infeksi Hingga Tengoraknya Membusuk

Health | Selasa, 22 Maret 2022 | 11:51 WIB

Ruang Hijau Mengurangi Risiko Terkena Stroke hingga 16%, Begini Penjelasannya

Ruang Hijau Mengurangi Risiko Terkena Stroke hingga 16%, Begini Penjelasannya

Health | Jum'at, 18 Maret 2022 | 17:19 WIB

Baru 25 Tahun, Kok Hailey Baldwin Bisa Terserang Stroke?

Baru 25 Tahun, Kok Hailey Baldwin Bisa Terserang Stroke?

Health | Jum'at, 18 Maret 2022 | 17:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB