Virus Corona Covid-19 Ditemukan Bisa Picu Diabetes, Peneliti Sebut Itu Hanya Sementara!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 28 Maret 2022 | 14:28 WIB
Virus Corona Covid-19 Ditemukan Bisa Picu Diabetes, Peneliti Sebut Itu Hanya Sementara!
Ilustrasi virus corona Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa banyak pasien virus corona Covid-19 mengembangkan diabetes tipe 2 setelah terinfeksi.

Tapi, sebuah studi baru menunjukkan bahwa diabetes sebagai komplikasi kesehatan ini mungkin hanya bersifat sementara pada sebagian besar pasien virus corona Covid-19.

Diabetes bisa dikatakan hanya komplikasi virus corona Covid-19 bersifat sementara ini bentuk kesimpulan dari sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Diabetes and Its Complications.

Pada penelitian ini, para peneliti dari Rumah Sakit Umum Massachusetts menganalisis data dari 1.902 orang yang dirawat di pusat medis mereka antara Maret dan September 2020.

Dari orang-orang itu, 594 (31,2 persen) didiagnosis diabetes dan 77 (13 persen) tidak didiagnosis diabetes yang diketahui sebelum mereka dirawat.

Diabetes (Pixabay/stevepb)
Diabetes (Pixabay/stevepb)

Para peneliti menemukan bahwa banyak pasien yang baru didiagnosis virus corona memiliki kadar gula darah yang lebih rendah daripada mereka yang telah didiagnosis sebelumnya.

"Di awal pandemi, banyak artikel mengatakan bahwa diabetes dikaitkan dengan hasil lebih buruk dari virus corona Covid-19," kata Sara Cromer, peneliti di bidang endokrinologi di Rumah Sakit Umum Massachusetts dikutip dari Very Well Health.

Sara pun melihat banyak pasien yang dirawat karena virus corona Covid-19 tidak memiliki diabetes, baik sebelum masuk ke rumah sakit atau memiliki pradiabetes sehingga mengembangkan kadar gula darah.

Virus corona Covid-19 bisa menyebabkan diabetes, karena virus ini bisa menginfeksi sel beta pankreas yang menyebabkan penurunan sintesis dan sekresi insulin, mirip dengan diabetes tipe 1.

Jenis penyakit dan infeksi parah lainnya di masa lalu menyebabkan perkembangan resistensi insulin. Kondisi ini juga bisa terjadi ketika sel-sel dalam tubuh Anda tidak merespons insulin dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Obat Sakit Maag Bisa Atasi Gejala Virus Corona Covid-19? Ini Temuan Ahli!

Benarkah Obat Sakit Maag Bisa Atasi Gejala Virus Corona Covid-19? Ini Temuan Ahli!

Health | Senin, 28 Maret 2022 | 13:33 WIB

Benarkah Varian Omicron Sebabkan Sakit Punggung? Ini Kata Ahli!

Benarkah Varian Omicron Sebabkan Sakit Punggung? Ini Kata Ahli!

Health | Senin, 28 Maret 2022 | 12:30 WIB

Pasien Covid-19 Lebih Berisiko Derita Masalah Neuropati, Kesemutan Bisa Jadi Gejalanya

Pasien Covid-19 Lebih Berisiko Derita Masalah Neuropati, Kesemutan Bisa Jadi Gejalanya

Health | Senin, 28 Maret 2022 | 08:37 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB