Pandemi Covid-19 Tingkatkan Jumlah Pasien Penyakit Hati, Perubahan Gaya Hidup Jadi Masalahnya

Selasa, 29 Maret 2022 | 10:15 WIB
Pandemi Covid-19 Tingkatkan Jumlah Pasien Penyakit Hati, Perubahan Gaya Hidup Jadi Masalahnya
ilustrasi penyakit hati (pixabay.com)

Suara.com - Sebuah studi baru yang diterbitkan di Liver Internasional, telah menemukan jumlah orang dengan penyakit hati yang meningkat selama pandemi virus corona Covid-19.

Peningkatan pasien penyakit hati ini berkaitan dengan perubahan gaya hidup orang-orang selama pandemi virus corona Covid-19.

Studi retrospektif membandingkan data dari sebelum dan sesudah pandemi virus corona Covid-19. Dalam data inilah perubahan gaya hidup ditetapkan sebagai penyebab utama peningkatan kasus penyakit hati.

Dokter Hideki Fujii, penulis studi tersebut mengatakan sebelum pandemi virus corona, ia dan timnya menemukan makan larut malam secara rutin atau makan malam 2 jam sebelum tidur sebagai prediktor gaya hidup yang bisa mengembangkan penyakit hati.

"Namun, analisis menunjukkan asupan alkohol harian yang lebih tinggi sebagai prediktor independen penyakit selama pandemi," kata Dokter Hideki dikutip dari Express.

Terkait konsumsi alkohol, ada spekulasi tentang sejauh mana kebiasaan minum berubah selama penguncian akibat pandemi virus corona.

Satu studi yang diterbitkan oleh University of Sheffield, menemukan meskipun orang minum alkohol lebih sedikit secara keseluruhan, tapi ada bukti dari penelitian lain bahwa peminum berat mungkin justru minum alkohol lebih banyak selama pandemi.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

"Temuan ini menambah pemahaman kami tentang bagaimana kelompok yang berbeda mengubah kebiasaan minum mereka selama tahap awal pandemi virus corona," kata Profesor John Holmes.

Meskipun John Holmes dan timnya menemukan penurunan konsumsi alkohol di seluruh populasi secara keseluruhan, ada peningkatan minum alkohol di antara beberapa sub-kelompok populasi lajang sebagai rumah tangga dewasa lajang, rumah tangga dengan tiga orang dewasa atau lebih dan pelajar.

Baca Juga: Soal Omicron BA.2, Kabin: Tenang, Perkuat Vaksinasi dan Perbaiki Gaya Hidup

Alkohol sering disebut sebagai penyebab utama di balik penyakit hati berlemak (fatty liver). Namun, tidak semua penyakit hati disebabkan oleh alkohol.

Beberapa, seperti penyakit hati berlemak non-alkohol, disebabkan oleh penumpukan lemak di hati. Penyakit hati berlemak non-alkohol tahap awal atau NAFLD, biasanya tidak menyebabkan banyak kerusakan.

Jika penyakit ini tidak diobati, ini bisa menyebabkan komplikasi serius. Gejala NAFLD yang lebih lanjut dapat mempengaruhi berbagai bagian perut.

Gejala awal termasuk nyeri tumpul atau sakit di kanan atas perut di sisi kanan bawah tulang rusuk. Pasien juga mungkin mengalami beberapa kondisi berikut.

  1. Kelelahan yang luar biasa
  2. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan sebabnya
  3. Kelemahan

Tahap paling lanjut dari NAFLD adalah sirosis hati. Pasien yang telah mencapai tahap ini cenderung mengalami penyakit kuning, kulit gatal dan pembengkakan pada pergelangan kaki, kaki, perut (perut), dan tungkai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI