Penyebab Bau Mulut Selama Berpuasa dan Cara Mengatasinya

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 03 April 2022 | 15:15 WIB
Penyebab Bau Mulut Selama Berpuasa dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi bau mulut (Elements Envato)

Suara.com - Puasa selama berjamjam bisa menimbulkan bau mulut. Terdapat beberapa faktor yang membuat mulut bau saat berpuasa, salah satunya karena aktivitas sistem pencernaan.

Saat berpuasa, sistem pencernaan sedikit beristirahat karena tidak ada apa pun yang masuk ke tubuh.

Manusia sendiri memiliki beberapa organ pencernaan. Mulai dari gigi, lidah, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, hingga anus.

Dikutip dari Ruang Guru, sumber bau mulut tak sedap saat berpuasa bisa berasal dari organ-organ yang ada pada mulut.

Dokter gigi Falah Kartikawati menjelaskan, bahwa bau mulut itu berasal dari sisa-sisa makanan yang menyangkut kemudian membusuk.

Ilustrasi Karang Gigi (Elements Envato)
Ilustrasi Karang Gigi (Elements Envato)

Selain itu, masalah juga berasal dari karang gigi, gigi berlubang, serta sistem pencernaan.

Bau mulut akan semakin menyengat apabila rongga mulut kekurangan air liur atau saliva. Padahal saliva berguna untuk melembapkan mulut, sehingga dapat mencegah bau tak sedap.

Salah satu cara agar mulut memiliki saliva yang cukup dengan mengunyah makan atau memasukkan cairan minuman.

Tapi, saat berpuasa, aktivitas mengunyah pada mulut jelas sangat berkurang. Hal itulah yang menyebabkan kelenjar ludah lebih sedikit memproduksi cairan saliva.

Selain pada organ-organ yang terdapat pada mulut, sumber bau juga disebabkan karena suatu kondisi yang terjadi pada organ di bawah mulut.

Spesialis kedokteran gigi anak Prof. Heriandi Sutadi menjelaskan bahwa cairan pencernaan akan tetap keluar meskipun tidak ada asupan makanan selama manusia berpuasa.

Ilustrasi bau mulut (Elements Envato)
Ilustrasi bau mulut (Elements Envato)

Keluarnya cairan pencernaan itu berpengaruh pada lapisan perut. Kemudian mengakibatkan munculnya bau makanan basi atau seperti bau busuk.

Selain itu, cadangan lemak pada tubuh juga melepaskan bahan kimia keton yang didorong keluar bersamaan dengan nafas, hasilnya mulut akan mengeluarkan aroma yang tidak sedap.

Keton dapat berarti gugus fungsi yang dikarakterisasikan sebagai sebuah gugus fungsi karbonil. Gugus karbonil akan berinteraksi dengan air melalui ikatan hidrogen, sehingga keton dapat larut dalam air.

Meski banyak faktor yang mengakibatkan mulut bau saat puasa, bukan berarti tidak bisa dicegah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panen Melon di Bulan Puasa

Panen Melon di Bulan Puasa

Foto | Minggu, 03 April 2022 | 14:40 WIB

Resep dan Cara Membuat Es Nona Khas Pontianak, Menu Andalan Buka Puasa

Resep dan Cara Membuat Es Nona Khas Pontianak, Menu Andalan Buka Puasa

Kalbar | Minggu, 03 April 2022 | 14:34 WIB

Jalani Puasa dan Tampil Apik Lawan Manchester United, Pemain Leicester City Disanjung Pelatih

Jalani Puasa dan Tampil Apik Lawan Manchester United, Pemain Leicester City Disanjung Pelatih

Bola | Minggu, 03 April 2022 | 14:16 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB