Ketahui Sederet Manfaat Kesehatan Puasa bagi Pasien Diabetes

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 03 April 2022 | 17:25 WIB
Ketahui Sederet Manfaat Kesehatan Puasa bagi Pasien Diabetes
Ilustrasi puasa (Pixabay)

Suara.com - Manfaat puasa tak hanya bisa dirasakan orang sehat tetapi juga pasien diabetes yang terkontrol. Disebutkan, puasa efektif menurunkan berat badan yang pada akhirnya bisa mengontrol kolesterol dan gula darah.

Hal ini dibenarkan Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya, dr. Reinaldo Alexander. Ia menyebut pasien diabetes yang disiplin mengonsumsi obat, serta menjalani pola makan teratur akan mendapat banyak manfaat saat berpuasa.

"Melakukan puasa dengan benar justru akan membawa manfaat. Karena puasa itu akan melatih kedisiplinan dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta," ujar dr. Reinaldo melalui keterangan yang diterima Suara.com, Sabtu (2/4/2022) kemarin.

Ia menjelaskan, pasien diabetes yang terkontrol dan menerapkan pola puasa baik, misalnya konsumsi buka puasa dan sahur diatur dengan baik, maka tubuhnya akan disiplin mengatur pola makan.

"Kemudian kadar kolesterol membaik biasanya disertai penurunan berat badan sampai 1 hingga 2 kilogram," jelad dr. Reinaldo.

Adapun kondisi pasien diabetes yang terkontrol didapatkan melalui konsultasi dan pemeriksaan oleh dokter yang menilai sebelum menjalani ibadah puasa, untuk mengetahui apakah ia pasien diabetes ringan, sedang, atau berat.

Ia menjelaskan, penilaian risiko puasa bagi pasien diabetes meliputi beberapa faktor, seperti riwayat kontrol gula darah sebelumnya, nilai HbA1C yaitu rerata gula darah dalam 3 bulan terakhir, fungsi ginjal, sedang hamil atau tidak bagi wanita.

Ada juga pemeriksaan ada atau tidaknya riwayat komplikasi akut diabetes dalam 3 bulan terakhir, seberapa kompleks obat-obatan atau terapi insulin yang dilakukan, dan juga kepatuhan dalam memeriksa gula darah sehari-hari.

Selain itu perlu juga pemeriksaan fungsi ginjalnya serta melakukan rekam jantung.

"Jika kondisi gula darah kita tinggi, itu cenderung darah kita menjadi kental. Jadi kalau gula darahnya masih belum terkontrol itu akan timbul resiko dehidrasi," ucap dr. Reinaldo.

Baiknya penilaian risiko berpuasa bagi pasien dkabetes dilakukan 1 hingga 1,5 bulan sebelum menjalani puasa, agar saat menjalankan puasa gula darah bisa baik dan tidak terjadi komplikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Waktu Buka Puasa di Deli Serdang, Lengkap dengan Bacaan Doanya

Ini Waktu Buka Puasa di Deli Serdang, Lengkap dengan Bacaan Doanya

Sumut | Minggu, 03 April 2022 | 16:58 WIB

Jadwal Berbuka Puasa untuk Bukittinggi dan Sekitarnya 3 April 2022, Lengkap dengan Doa Sebelum Buka

Jadwal Berbuka Puasa untuk Bukittinggi dan Sekitarnya 3 April 2022, Lengkap dengan Doa Sebelum Buka

Sumbar | Minggu, 03 April 2022 | 16:57 WIB

Jadwal Buka Puasa Tanjungpinang Minggu 3 April 2022 dan Resep Kolak Campur

Jadwal Buka Puasa Tanjungpinang Minggu 3 April 2022 dan Resep Kolak Campur

Batam | Minggu, 03 April 2022 | 16:46 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB