Jangan Diabaikan, Ini 5 Tanda Sistem Kekebalan Tubuh Lemah!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 05 April 2022 | 17:29 WIB
Jangan Diabaikan, Ini 5 Tanda Sistem Kekebalan Tubuh Lemah!
ilustrasi sakit, sistem kekebalan tubuh (pexels/fathorr)

Suara.com - Sistem kekebalan tubuh yang lemah bisa membuat kuman lebih mudah menyerang tubuh. Karena, sistem kekebalan tubuh yang kuat salah satu cara melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Sistem kekebalan yang lemah menempatkan tubuh kita pada infeksi yang disebabkan oleh sejumlah kuman dan patogen.

Kondisi ini membuat kuman lebih mudah tumbuh dan berkembang biak di dalam tubuh. Karena itu dilansir dari Times of India, seseorang harus waspada terhadap tanda-tanda sistem kekebalan tubuh yang lemah dan menjaga tubuh tetap siap menghadapi serangan patogen.

1. Iritabilitas terus-menerus

Tubuh yang sehat akan memiliki pikiran yang tenang. Ketika Anda tidak sehat, itu pasti akan berdampak pada kesehatan mental.

Selain itu, iritabilitas tertentu mungkin menjadi konsekuensi dari infeksi patogen yang gejalanya tidak terlihat.

Karena itu, jika Anda terus-menerus mengalami iritasi dan kelelahan mental, konsultasikan dengan dokter dan melakukan pemeriksaan.

Ilustrasi gejala sistem kekebalan tubuh (Elements Envato)
Ilustrasi gejala sistem kekebalan tubuh (Elements Envato)

2. Lesu

Lesu adalah tanda serius lain dari sistem kekebalan yang lemah. Karena, tubuh Anda selalu terus-menerus melawan serangan asing, reaksi di dalam tubuh harus menghambat tingkat energi Anda.

Reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap patogen menghabiskan energi tubuh dan Anda juga akan merasa lelah meskipun sudah tertidur.

3. Luka sembuh lebih lama

Sistem kekebalan tubuh yang lemah juga bisa membuat luka Anda lebih lama untuk sembuh, karena tidak bisa beregenerasi dan sembuh.

Proses penyembuhan suatu tubuh tergantung pada sistem kekebalan tubuh. Karena, semakin kuat kekealannya, semakin cepat respons tubuh terhadap penyembuhannya.

4. Rentan terkena flu

Hal yang wajar bila orang dewasa terkena flu biasa 2-3 kali setahun. Tappi, flu yang menyerang tubuh lebih dari itu bisa menandakan sistem kekebalan tubuh Anda lemah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Semakin Berkembang, BPOM AS Menyarankan untuk Selalu Memperbarui Vaksin Covid-19

Virus Corona Semakin Berkembang, BPOM AS Menyarankan untuk Selalu Memperbarui Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 05 April 2022 | 15:49 WIB

Dua Studi Baru Membuktikan Kekebalan Hibrida Memberi Perlindungan Terbaik Terhadap Covid-19

Dua Studi Baru Membuktikan Kekebalan Hibrida Memberi Perlindungan Terbaik Terhadap Covid-19

Health | Selasa, 05 April 2022 | 13:30 WIB

Cegah Penyakit dengan Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh, Konsumsilah Makanan Ini

Cegah Penyakit dengan Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh, Konsumsilah Makanan Ini

Health | Minggu, 03 April 2022 | 15:55 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB