Thailand Temukan Varian Omicron XE, Satgas COVID-19 Sikapi dengan Prinsip Kehati-hatian

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 05 April 2022 | 22:33 WIB
Thailand Temukan Varian Omicron XE, Satgas COVID-19 Sikapi dengan Prinsip Kehati-hatian
Ilustrasi virus Covid-19. (freepik.com)

Suara.com - Temuan varian COVID-19 terbaru di Thailand, yakni varian Omicron XE, mendapat tanggapan dari Satgas COVID-19.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, masyarakat tidak perlu takut berlebihan terhadap temuan ini. Di saat bersamaan, ia mengatakan pemerintah akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dengan prinsip kehati-hatian.

"Karena rekombinasi virus bukan merupakan hal baru dan sudah banyak terjadi termasuk pada virus selain COVID. Terlebih lagi, ketakutan yang berlebihan pun akan berpengaruh pada imunitas tubuh menghadapi berbagai ancaman penularan penyakit di sekitar kita," kata Wiku dikutip dari situs Satgas COVID-19, Selasa (5/4/2022).

Namun, jika merujuk data awal penelitian mendapati kemampuan penularan Omicron XE sekitar 10 persen lebih tinggi dari Omicron BA.2. Akan tetapi, WHO sendiri menekankan perlunya penelitian lebih lanjut terkait temuan awal ini. Sejauh ini, menurut Kementerian Kesehatan, varian yang pertama kali ditemukan di Inggris ini belum ditemukan di Indonesia.

Ilustrasi varian Omicron XE terbaru. (Foto oleh Miguel Á. Padriñán dari Pexels)
Ilustrasi varian Omicron XE terbaru. (Foto oleh Miguel Á. Padriñán dari Pexels)

"Untuk itu, Pemerintah selalu memantau dan menggunakan data terkini dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam berbagai penyesuaian kebijakan," pungkas Wiku.

Sebelumnya dilaporkan, kasus varian XE pertama kali terdeteksi di Inggris pada Januari 2022.

Pada situs Pusat Informasi Bioteknologi Nasional Amerika Serikat dijelaskan bahwa sifat alami virus memang akan terus berubah sebagai dampak dari seleksi genetik untuk bertahan hidup.

"Mereka mengalami perubahan genetik halus melalui mutasi dan perubahan genetik besar melalui rekombinasi. Mutasi terjadi ketika kesalahan dimasukkan dalam genom virus. Rekombinasi terjadi ketika virus koinfeksi bertukar informasi genetik, menciptakan virus baru," kata Mikrobiologi Medis Jr, W. Robert Fleischmann.

Dikutip dari Hindustan Times, berikut lima fakta terkait varian XE yang diungkap WHO dalam laporan terbarunya:

1. Strain XE adalah mutasi rekombinan dari sublineage BA.1 dan BA.2 dari varian Omicron.

2. Kasus infeksi XE pertama kali terdeteksi di Inggris pada 19 Januari 2022. Hingga sekarang, lebih dari 600 kasus infeksi telah dilaporkan dan dikonfirmasi.

2. WHO memperkirakan bahwa tingkat penularan sekitar 10 persen lebih cepat dibandingkan dengan subvarian BA.2. Namun temuan itu diperlukan konfirmasi lebih lanjut.

3. XE memiliki perbedaan signifikan dalam transmisi dan karakteristik penyakit, termasuk tingkat keparahan, dibandingkan varian mutasi lain.

"WHO terus memantau dan menilai risiko kesehatan masyarakat yang terkait dengan varian rekombinan, di samping varian SARS-CoV-2 lainnya, dan akan memberikan pembaruan saat bukti lebih lanjut tersedia," kata WHO.

5. Omicron telah dilaporkan menjadi strain dominan di seluruh dunia dengan 99,7 persen sampel yang diurutkan. Di tengah temuan itu, dapat dicatat bahwa subvarian BA.2 juga sangat menular dan menyebabkan lonjakan besar-besaran di Eropa dan Cina sejak Maret.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Informasi dari RSCM Jakarta Soal Covid Varian Baru

Cek Fakta: Informasi dari RSCM Jakarta Soal Covid Varian Baru

News | Senin, 06 Januari 2025 | 17:42 WIB

Waspada! Varian Baru COVID-19 LB.1 Telah Masuk Australia: Lebih Cepat Menular

Waspada! Varian Baru COVID-19 LB.1 Telah Masuk Australia: Lebih Cepat Menular

News | Sabtu, 20 Juli 2024 | 17:25 WIB

Covid-19 Varian Baru Meningkat di Singapura dan Amerika, Prof Zubairi Djoerban: Bisa Karena Faktor Liburan Akhir Tahun

Covid-19 Varian Baru Meningkat di Singapura dan Amerika, Prof Zubairi Djoerban: Bisa Karena Faktor Liburan Akhir Tahun

Health | Selasa, 05 Desember 2023 | 08:12 WIB

Rentan Serang Anak-Anak, Ini 5 Fakta Mengenai Covid-19 Varian Arcturus yang Melonjak di India

Rentan Serang Anak-Anak, Ini 5 Fakta Mengenai Covid-19 Varian Arcturus yang Melonjak di India

Health | Selasa, 11 April 2023 | 16:45 WIB

PPKM Dicabut, Komisi IX Ingatkan Menkes Antisipasi Varian Baru Covid-19

PPKM Dicabut, Komisi IX Ingatkan Menkes Antisipasi Varian Baru Covid-19

DPR | Kamis, 09 Februari 2023 | 10:29 WIB

RSDC Wisma Atlet Kemayoran Resmi Ditutup Hari Ini, Nakes dan Relawan Purna Tugas

RSDC Wisma Atlet Kemayoran Resmi Ditutup Hari Ini, Nakes dan Relawan Purna Tugas

News | Sabtu, 31 Desember 2022 | 16:01 WIB

Teknologi Ester Mampu Berikan Sederet Manfaat Bagi Mesin, Produsen Oli Ini Kenalkan Enam Varian Baru Pelumas

Teknologi Ester Mampu Berikan Sederet Manfaat Bagi Mesin, Produsen Oli Ini Kenalkan Enam Varian Baru Pelumas

Otomotif | Kamis, 24 November 2022 | 18:41 WIB

Satgas Covid-19: Subvarian XBB Merebak, Prokes Liburan Akhir Tahun Harus Diperketat

Satgas Covid-19: Subvarian XBB Merebak, Prokes Liburan Akhir Tahun Harus Diperketat

Health | Jum'at, 11 November 2022 | 21:20 WIB

Reisa: Tetap Waspadai Virus Covid-19 Varian XBB

Reisa: Tetap Waspadai Virus Covid-19 Varian XBB

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 11:36 WIB

Pandemi Covid-19 Terkendali, PB IDI Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Terlalu Euforia

Pandemi Covid-19 Terkendali, PB IDI Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Terlalu Euforia

Health | Kamis, 15 September 2022 | 18:30 WIB

Terkini

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB