Pandemi Covid-19 Terkendali, PB IDI Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Terlalu Euforia

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 15 September 2022 | 18:30 WIB
Pandemi Covid-19 Terkendali, PB IDI Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Terlalu Euforia
Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di dekat mural bertema tatanan normal baru di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Selasa (26/1/2021).[Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Erlina Burhan mengimbau supaya masyarakat tidak terlalu euforia meski situs pandemi Covid-19 di Indonesia yang cenderung terkendali belakangan ini.

Menurutnya, situasi pandemi di Indonesia meskipun ada varian baru Omicron yang menghantui, tetapi tidak sampai puncak dan angka kematian juga mengalami penurunan.

"Alhamdulillah, meskipun sekarang ada varian baru Omicron tetapi tidak sampai puncak, hanya riak-riak saja. Pasien di RS dan kematian juga menurun, ini memang arah endemi tapi jangan terlalu euforia, tetap hati-hati," ujarnya di Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Erlina juga mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini masih tidak terduga dan situasinya masih dinamis. Hal itu dikatakannya di media briefing "Pentingnya Vaksinasi Booster dalam Melindungi Masyarakat dari Akibat Serius Penyakit COVID-19 Termasuk Rawat Inap dan Kematian".

"Dulu kita merasa segera endemi, bahkan kasus harian di bawah 300 orang. Tiba-tiba muncul Omicron, puncaknya melebihi Delta yang sekitar 54.000 kasus, Omicron sekitar 60.000 kasus," paparnya.

Ia mengimbau agar perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti mencuci tangan dan memakai masker harus tetap dilaksanakan. Cakupan vaksinasi penguat juga tetap harus ditingkatkan.

"Untuk vaksinasi primer Indonesia bagus, vaksin pertama 86 persen, kedua 72 persen, namun yang menjadi masalah adalah capaian untuk vaksinasi booster atau suntikan ketiga masih rendah sekitar 26 persen," tuturnya.

Padahal, menurut Dokter spesialis pulmonologi dan pengobatan pernapasan (paru-paru) itu vaksinasi penguat dapat melindungi diri dari infeksi berat sehingga tidak sampai dirawat di rumah sakit.

"Makanya kita sebut booster penting, namun cakupannya masih rendah, saya tak tahu persis kenapa booster tidak secepat dosis pertama dan kedua. Bisa jadi masalah distribusi, sentra vaksinasi yang sudah mulai berkurang," katanya.

baca juga

Dalam kesempatan sama, Ketua Komnas KIPI, Hinky Hindra Irawan Satari mengimbau agar masyarakat tetap memakai masker karena COVID-19 masih ada.

Ia mengatakan, masker dapat membantu mengurangi risiko penularan atau transmisi infeksi COVID-19.

"Virus masuknya dari lubang hidung bukan dari yang lain. Jadi yang harus kita lindungi itu lubang hidung. Jadi, bagaimana yang bawa virus tidak menularkan kepada kita? Tutup hidung kita dengan memakai masker," tuturnya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekda dan Kepala BPBD Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana Covid-19

Sekda dan Kepala BPBD Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana Covid-19

Sumbar | Kamis, 15 September 2022 | 18:19 WIB

Jangan Sepelekan Pandemic Fatigue, Ini Pesan Psikolog Buat Hadapi Kelelahan

Jangan Sepelekan Pandemic Fatigue, Ini Pesan Psikolog Buat Hadapi Kelelahan

Health | Kamis, 15 September 2022 | 18:17 WIB

WHO: Akhir Pandemi Semakin Dekat

WHO: Akhir Pandemi Semakin Dekat

Sulsel | Kamis, 15 September 2022 | 16:44 WIB

Kabar Baik, WHO Ungkap Akhir Pandemi Covid-19 Semakin Dekat

Kabar Baik, WHO Ungkap Akhir Pandemi Covid-19 Semakin Dekat

Sumbar | Kamis, 15 September 2022 | 16:15 WIB

Mempercepat Status Endemi, Dokter Imbau Masyarakat Segera Divaksin "Booster" Pertama

Mempercepat Status Endemi, Dokter Imbau Masyarakat Segera Divaksin "Booster" Pertama

Surakarta | Kamis, 15 September 2022 | 15:05 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×