Covid-19 Varian Baru Meningkat di Singapura dan Amerika, Prof Zubairi Djoerban: Bisa Karena Faktor Liburan Akhir Tahun

Selasa, 05 Desember 2023 | 08:12 WIB
Covid-19 Varian Baru Meningkat di Singapura dan Amerika, Prof Zubairi Djoerban: Bisa Karena Faktor Liburan Akhir Tahun
Ilustrasi Covid-19 Varian Baru. (Pexels)

Suara.com - Kasus Covid-19 di Amerika Serikat dan Singapura dikabarkan kembali meningkat. Kasus kali ini disebabkan oleh strain baru virus Covid-19, yakni EG.5.

Di Amerika, per Agustus 2023, strain EG.5 menyumbang 17 persen kasus. Sedangkan kenaikan kasus Covid-19 di Singapura meningkat dua kali lipat.

Karena hal tersebut, dua negara ini pun mulai mewaspadai munculnya lonjakan kasus Covid-19 di kemudian hari.

Berdasarkan keterangan dokter spesialis penyakit dalam, Prof Zubairi Djoerban dalam akun X @ProfesorZubairi, meski jumlah kasusnya masih cukup rendah saat ini, namun peningkatannya cukup cepat. Di Singapura sendiri, kenaikannya sampai 2 kali lipat dalam waktu satu minggu, yaitu dari 10.726 kasus menjadi 22.094 kasus. Pesatnya peningkatan kasus inilah yang menjadikan varian EG.5 perlu diberikan perhatian lebih.

Lalu, bagaimana dengan kasus di Indonesia?

“Saya mendapatkan respons bahwa ternyata di Jakarta juga terjadi kenaikan pasien, bahkan ada yang sedang di ICU. Jadi memang sepertinya mulai meningkat. Lagipula, Singapura dekat dengan Indonesia dan warga kita juga banyak yang mengunjungi Singapura,” tulis Prof Zubairi dalam cuitannya, Senin (4/12/2023).

Berdasarkan keterangan tersebut, Prof Zubairi kemudian menduga kemungkinan di Indonesia sudah ada varian baru dari Covid-19 EG.5 ini.

“Kita tahu penularan Covid-19 adalah lewat udara. Jadi mestinya ada kemungkinan kalau di Indonesia juga ada. Bukan untuk menakut-nakuti dan bikin panik. Apalagi kalau sudah vaksinasi.Tapi ini sebagai pengingat untuk semua (termasuk saya) agar tetap menjaga kesehatan,” tulis Prof Zubairi lagi.

Lebih lanjut, Prof Zubairi menulis bahwa Kementerian Kesehatan Singapura menduga peningkatan kasus Covid-19 baru ini bisa karena faktor masa liburan akhir tahun.

Sehingga, bukan tidak mungkin jika Indonesia juga akan mengalami peningkatan kasus yang sama. Prof Zubairi kemudian menyarankan agar masyarakat tetap menerapkan perilaku sehat yang sudah biasa kita lakukan selama pandemi yang lalu.

Baca Juga: Rekam Jejak Karier Doni Monardo: Dari Kopassus sampai Panglima Pemberantas Covid-19

“Ingat, ya, untuk yang akan liburan akhir tahun, hati-hati, selalu jaga kesehatan, dan pakai masker,” pungkas Prof Zubairi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI