Berkeringat Saat Tidur Sangat Umum pada Bayi, tapi Perlu Diwaspadai Jika Terjadi ketika Beraktivitas Biasa

Rabu, 06 April 2022 | 07:26 WIB
Berkeringat Saat Tidur Sangat Umum pada Bayi, tapi Perlu Diwaspadai Jika Terjadi ketika Beraktivitas Biasa
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Suara.com - Berkeringat merupakan cara tubuh membuang panas berlebih. Ini juga menjadi cara tubuh mendinginkan diri, sebab ketika keringat menguap sebagian panas terbawa, memungkinkan kulit kita menjadi dingin.

Namun, ada beberapa orang yang dapat berkeringat secara berlebih atau hiperhidrosis. Kondisi ini sangat umum terjadi pada bayi, anak-anak dan remaja.

Sebagai orang tua, perlukah kita mengkhawatirkannya?

Ahli kardiologi anak Radhakrishnan dari Fortis Escorts Heart Institute, New Delhi, mengatakan penyebab keringat berlebih pada bayi dan anak-anak bisa berkisar dari normal hingga serius.

"Berkeringat di kepala, terutama saat tidur, sangat umum terjadi pada anak-anak. Ini adalah proses normal bagi bayi berkeringat terus-menerus, yang bisa berlangsung hingga sekitar usia empat tahun," jelas Radhakrishnan, dilansir The Health Site.

Ia melanjutkan bahwa bayi juga lebih mungkin berkeringat di malam hari daripada anak-anak yang usianya lebih tua dan orang dewasa.

Ilustrasi bayi menangis (istockphoto.com)
Ilustrasi bayi menangis (istockphoto.com)

Namun, keringat berlebih bisa menjadi tanda kondisi jantung bawaan bila bayi berkeringat selama aktivitas biasa, seperti menyusu.

"Waspada jika warna kulit mereka tampak kehitaman saat menangis atau menyusui, dan mereka tidak terlihat bertambah berat badan," peringat Radhakrishnan.

Ia melanjutkan, "Bayi dengan penyakit jantung berkeringat terus-menerus karena jantung mereka harus bekerja keras untuk memompa darah secara efisien."

Baca Juga: Gatal-Gatal hingga Biang Keringat, Jangan Abaikan 3 Gejala Varian Omicron pada Kulit!

Jadi, meski keringat berlebih tidak bisa menjadi tanda spesifik dari penyakit jantung apa pun, namun pada bayi yang sudah didiagnosis memiliki masalah jantung itu bisa menjadi indikasi gagal jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI