Gagal Ginjal: Kenali Tanda, Pemicu, dan Pengobatannya

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 09 April 2022 | 18:10 WIB
Gagal Ginjal: Kenali Tanda, Pemicu, dan Pengobatannya
Ilustrasi mengenali gagal ginjal. (Foto oleh Tima Miroshnichenko dari Pexels)

Suara.com - Sebagai salah satu organ dalam yang perannya penting, ginjal wajib dijaga kesehatannya. Ketika sampai di titik ekstrim, gangguan pada ginjal akan mendatangkan satu penyakit yang disebut gagal ginjal. Penyakit ini adalah kondisi ketika ginjal tak lagi mampu menyaring zat sisa dari darah dengan baik.

Untuk mengenali lebih jauh mengenai gagal ginjal sendiri, Anda bisa menyimak beberapa poin di bawah ini, terkait tanda-tandanya, pemicu, serta pengobatan yang bisa dilakukan.

Tanda-Tanda Gagal Ginjal

Memang jika dicermati, tanda awal dari gagal ginjal sendiri tidak terlalu tampak, dan biasanya justru diduga disebabkan penyakit lain. Namun demikian beberapa tanda berikut wajib dicermati, dan dideteksi sebelum kondisi semakin parah.

  • Sulit tidur.
  • Sesak nafas.
  • Perubahan frekuensi buang air kecil dan volumenya.
  • Terjadi pembengkakan pada lengan dan kaki.
  • Menghilangnya nafsu makan.
  • Mudah lelah.
  • Merasa mual dan muntah.
  • Kram otot.
  • Kulit terasa gatal.

Tanda awal ini bisa menjadi indikasi bawah ginjal sudah mulai kehilangan kemampuannya dalam menyaring darah. Pada kondisi ekstrim, dimana ginjal tak lagi berfungsi, tandanya akan semakin jelas.

  • Ruam pada kulit.
  • Mimisan.
  • Demam.
  • Diare.
  • Sakit punggung.
  • Nyeri perut.

Setelah mengenali dan mendeteksi tanda gagal ginjal di atas, pastikan untuk mengunjungi dokter untuk melakukan kontrol kesehatan dan pengobatan.

Apa Pemicu Gagal Ginjal?

Untuk pemicunya sendiri, gagal ginjal akan terbagi menjadi dua. Pertama cedera ginjal kronis, dan kedua gagal ginjal kronis.

1. Cedera Ginjal Kronis

Penyebabnya adalah sebagai berikut :

  • Masalah pada saluran kemih.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Pembengkakan pada bagian ginjal akibat infeksi atau efek obat.
  • Aliran darah rendah akibat serangan jantung.

2. Gagal Ginjal Kronis

Sedangkan untuk gagal ginjal kronis, berikut pemicunya :

  • Infeksi ginjal.
  • Saluran kemih yang tersumbat.
  • Penyakit ginjal polikistik.
  • Penyakit lupus.
  • Diabetes.
  • Glomerulonefritis kronis.
  • Tekanan darah tinggi.

Cukup banyak ya penyebab penyakit ini? Ini mengapa dalam rangka pencegahan, pola hidup sehat dan kontrol kesehatan teratur jadi kuncinya.

Bagaimana untuk Pengobatannya?

Serupa dengan dua jenis pemicu yang dicantumkan pada poin sebelumnya, Anda juga wajib mengetahui pengobatan yang harus dilakukan. Sesuai dengan jenis gagal ginjal yang dialami, pengobatan dan prosedurnya wajib dibicarakan dengan dokter kepercayaan.

Untuk perawatan pada cedera ginjal akut, yang bisa dilakukan adalah dialisis untuk membuang racun dalam darah, mengembalikan kadar kalsium di dalam darah, perawatan mengendalikan kalium di dalam darah, dan pengobatan untuk menyeimbangkan kadar air dalam darah.

Sedangkan untuk perawatan penyakit ginjal kronis, biasanya dokter akan merekomendasikan obat hormonal untuk mengobati anemia, obat untuk mengendalikan tekanan darah, obat untuk mengontrol zat kimia di dalam darah, dan diet rendah protein dan rendah garam.

Itu tadi, sekilas mengenai tanda, pemicu, dan pengobatan gagal ginjal. Sekali lagi, pastikan membicarakan semua dengan dokter kepercayaan Anda, untuk mendapatkan rekomendasi terbaik yang bisa dijalani.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciri-Ciri Penyakit Ginjal yang Harus Diwaspadai, dari Warna Urin sampai Bengkak di Bagian Ini

Ciri-Ciri Penyakit Ginjal yang Harus Diwaspadai, dari Warna Urin sampai Bengkak di Bagian Ini

Health | Sabtu, 09 April 2022 | 14:02 WIB

Acha Septriasa sejak Kecil Punya Satu Ginjal, Ketahuan Gegara Sering Pingsan

Acha Septriasa sejak Kecil Punya Satu Ginjal, Ketahuan Gegara Sering Pingsan

Riau | Rabu, 06 April 2022 | 10:51 WIB

Inilah 3 Penyebab Seseorang Hanya Memiliki Satu Ginjal Seperti Acha Septriasa, Apa Saja?

Inilah 3 Penyebab Seseorang Hanya Memiliki Satu Ginjal Seperti Acha Septriasa, Apa Saja?

Health | Rabu, 06 April 2022 | 09:43 WIB

Terkini

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB