Ngeri, CDC Peringatkan Wabah Meningitis di Florida Ancam Lelaki Gay dan Biseksual

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 12 April 2022 | 10:31 WIB
Ngeri, CDC Peringatkan Wabah Meningitis di Florida Ancam Lelaki Gay dan Biseksual
Ilustrasi meningitis. (Shutterstock)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika yakni CDC memperingatkan adanya wabah meningitis atau meningokokus yang terjadi di antara para lelaki gay dan biseksual di Florida.

Akibatnya pejabat kesehatan setempat mendesak kelompok masyarakat tersebut untuk mendapatkan vaksin meningitis atau vaksin konjugat meningokokus, atau yang dikenal MenACWY sesegera mungkin.

Hal ini sebagaimana data di Departemen Kesehatan Florida pada 7 April menunjukan adanya peningkatan kasus penyakit meningokokus yang meningkat, dan melampaui rerata kasus lima tahun lalu.

Tidak hanya lelaki gay dan biseksual, penyakit ini juga mengancam orang dengan HIV. Apalagi CDC sudah menemukan kasus meningitis pada orang yang lakukan perjalanan ke Florida.

Ilustrasi meningitis. 

Ditambah orang dengan kelompok ini yang akan bepergian ke Florida, juga harus menyampaikan informasi pada petugas kesehatan terkait akses vaksin.

Selain kelompok tersebut, departemen kesehatan Florida juga merekomendasikan vaksin meningitis untuk para mahasiswa, orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh atau autoimun, dan orang dengan HIV.

Ini karena beberapa kasus penyakit meningokokus telah dilaporkan ditemukan di antara para mahasiswa Florida selama beberapa bulan terakhir, dan saat ini tidak ada bukti mahasiswa ini terkait dengan wabah yang terjadi di antara kelompok lelaki gay.

Perlu diketahui, penyakit meningokokus adalah penyakit langka namun penyakit serius yang disebabkan oleh bakteri neisseria meningitidis.

Jenis penyakit meningokokus yang paling sering ditemukan adalah penyakit meningitis, yakni infeksi selaput yang melapisi otak, sumsum tulang belakang, dan infeksi aliran darah.

baca juga

Penyakit ini menular melalui saluran napas atau melalui air liur, dan biasanya dibutuhkan kontak dekat yang lama dengan orang yang terinfeksi untuk menyebarkan penyakit, seperti berciuman atau dekat dengan orang meningitis batuk yang menyebarkan penyakit.

Gejala penyakit ini berupa demam, sakit kepala, leher kaku, mual, muntah, kepekaan cahaya dan kebingungan.

Tapi jika bakteri juga menginfeksi aliran darah gejalanya demam, kedinginan, kelelahan, muntah, tangan dan kaki dingin, nyeri otot parah, napas cepat diare hingga ruam keunguan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Anak Alami Kaku di Leher Bisa Jadi Tanda Infeksi Meningitis

Waspada! Anak Alami Kaku di Leher Bisa Jadi Tanda Infeksi Meningitis

Health | Selasa, 29 Maret 2022 | 04:05 WIB

Bukan Salah Bantal, Leher Kaku Bisa Jadi Tanda Meningitis

Bukan Salah Bantal, Leher Kaku Bisa Jadi Tanda Meningitis

Health | Senin, 28 Maret 2022 | 12:34 WIB

Arab Saudi Persiapkan Kedatangan Jemaah Haji, Pemkot Jogja Fokus Beri Calon Jemaah Vaksin Meningitis

Arab Saudi Persiapkan Kedatangan Jemaah Haji, Pemkot Jogja Fokus Beri Calon Jemaah Vaksin Meningitis

Jogja | Selasa, 22 Maret 2022 | 09:35 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×