Jangan Sikat Gigi Lebih dari 2 Kali Sehari, Ini Efeknya pada Kesehatan Mulut dan Gigi!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 15 April 2022 | 15:00 WIB
Jangan Sikat Gigi Lebih dari 2 Kali Sehari, Ini Efeknya pada Kesehatan Mulut dan Gigi!
Ilustrasi sikat gigi. (Shutterstock)

Suara.com - Dokter gigi menganjurkan semua orang untuk menjaga kebersihan mulut, gigi dan gusi dengan sikat gigi secara teratur. Tapi, ada pula orang yang terlalu rajin menjaga keberihan mulut dengan cara sikat gigi secara berlebihan atau lebih dari dua kali sehari.

Sikat gigi lebih dari 2 kali sehari justru akan lebih berbahaya, karena bisa merusak gigi dan memberikan efek kebalikannya.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa dampak buruk sikat gigi lebih dari dua kali sehari.

1. Gigi menjadi bernoda

Email adalah lapisan tipis yang menutupi dan melindungi gigi Anda. Meskipun email merupakan jaringan terkeras dalam tubuh manusia, namun tetap dapat rusak dengan mudah.

Jika Anda sikat gigi terlalu sering, ini bisa merusak email gigi Anda. Jika email Anda menipis, dentin yang merupakan lapisan kedua gigi akan mulai terlihat di beberapa bagian atau seluruh dunia. Hal ini akan membuat gigi terlihat kuning.

Ilustrasi Gigi Menguning. (freepik)
Ilustrasi Gigi Menguning. (freepik)

2. Gigi lebih sensitif

Efek samping lain dari kerusakan email adalah meningkatnya sensitivitas gigi. Konsumsi makanan dan minuman panas dan dingin atau asam dan manis bisa memicu reaksi yang menyakitkan. Anda bisa mengganti pasta gigi, menyikat gigi lebih lembut dan cukup dua kali sehari untuk mengatasinya.

3. Gigi berlubang

Meskipun kita biasanya menyikat gigi secara teratur untuk mencegah kerusakan gigi dan gigi berlubang, sikat gigi terlalu sering bisa menyebabkan hasil yang berlawanan dengan yang diinginkan.

Jika Anda sikat gigi lebih dari dua kali sehari untuk jangka waktu yang lebih lama, Anda tidak hanya dapat mengikis email tetapi juga dentin. Gigi berlubang jika tidak ditangani dengan cepat dapat menyebabkan infeksi dan kehilangan gigi.

4. Gigi meradang

Dampak lain dari sikat gigi terlalu sering adalah gusi rusak. Gusi Anda bisa menjadi merah, meradang, dan bengkak.

Bahkan, ini bisa menyebabkan pendarahan dan mungkin menjadi sangat menyakitkan. Gusi yang surut juga dapat membuat akar gigi Anda terkena infeksi dan kerusakan gigi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menghilangkan Bau Mulut saat Puasa, Lakukan secara Rutin untuk Hasil Maksimal

Cara Menghilangkan Bau Mulut saat Puasa, Lakukan secara Rutin untuk Hasil Maksimal

Health | Rabu, 13 April 2022 | 15:04 WIB

Jangan Asal Pilih Pasta Gigi, Ini 4 hal yang Harus Diperhatikan sebelum Membeli

Jangan Asal Pilih Pasta Gigi, Ini 4 hal yang Harus Diperhatikan sebelum Membeli

Health | Selasa, 12 April 2022 | 12:19 WIB

Ini Hukum Menyikat Gigi di Siang Hari Bulan Puasa, Dibolehkan Namun Ada Tapinya....

Ini Hukum Menyikat Gigi di Siang Hari Bulan Puasa, Dibolehkan Namun Ada Tapinya....

Jatim | Kamis, 07 April 2022 | 17:30 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB