Penting Diketahui, Inilah yang Perlu Dilakukan Saat Mengalami Gejala Serangan Jantung

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 17 April 2022 | 09:55 WIB
Penting Diketahui, Inilah yang Perlu Dilakukan Saat Mengalami Gejala Serangan Jantung
Ilustrasi Serangan Jantung/freepik/jcomp

Suara.com - Serangan jantung merupakan kondisi yang perlu penanganan medis segera. Jika terlambat, kondisi ini dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti gangguan irama jantung, gagal jantung, hingga henti jantung.

Gejala serangan jantung bisa berbeda pada pria dan wanita serta pada penderita penyakit tertentu, seperti diabetes, Umumnya tanda serangan jantung meliputi:

- Ketidaknyamanan dada, nyeri atau tekanan menjalar ke rahang, punggung, dan/atau bahu kiri
- Gangguan pencernaan atau mual yang buruk
- Kelelahan ekstrem
- Sesak napas
- Merasa tidak sehat secara umum

Segera ke rumah sakit apabila merasakan gejala tersebut

"Jika Anda merasa tidak enak badan, atau Anda mulai merasakan ketidaknyamanan dada, segera cari bantuan medis, karena semakin cepat mendapat pertolongan, semakin baik," kata ahli jantung Grant Reed dari Cleveland Clinic, dilansir Cnet.

Ia mengatakan bahwa banyak orang mengabaikan gejalanya dan pada saat mereka sampai di rumah sakit, otot jantung mereka sudah mati.

Ilustrasi serangan jantung. [Envato]
Ilustrasi serangan jantung. [Envato]

Indikator utama kondisi setelahnya adalah seberapa cepat Anda mengenali gejala dengan dokter melakukan pertolongan. Semakin pendek waktunya, semakin baik kondisi Anda setelahnya.

Di rumah sakit, petugas medis kemungkinan akan melakukan elektrokardiogram (EKG) untuk mendiagnosis serangan jantung.

Anda dapat meminum aspirin dosis penuh 325 mg jika memilikinya. Setelahnya langsung memanggil ambulans.

Beachey menyarankan untuk mengunyahnya daripada menelan, sehingga akan masuk ke sistem tubuh lebih cepat.

Jangan menyetir sendiri ke rumah sakit

Bila Anda menduga mengalami serangan jantung, jangan mengemudi sendiri ke rumah sakit, tetapi hubungi ambulans. Hal ini juga berlaku jika diantar orang lain.

"Anda bisa kehilangan kesadaran dan melukai diri sendiri. Hal sama berlaku jika diantar orang lain. Ketika gejala Anda memburuk, mereka tidak dapat membantu saat mereka mengemudi," jelas ahli jantung Joel Beachey di Mayo Clinic Health System, Wisconsin.

Paramedis dapat memberikan pertolongan terbaik dan tercepat saat Anda dalam perjalanan ke rumah sakit.

Jika Anda bersama seseorang yang mengalami gejala serangan jantung dan mereka tidak sadarkan diri, Anda harus menelepon rumah sakit terdekat, lalu melakukan pertolongan pertama atau CPR.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diklaim 2 Kali Lebih Akurat, Ilmuwan Kembangkan Tes Baru untuk Prediksi Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Diklaim 2 Kali Lebih Akurat, Ilmuwan Kembangkan Tes Baru untuk Prediksi Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Health | Kamis, 07 April 2022 | 09:30 WIB

Warga Bogor Tewas Tanpa Busana dalam Kontainer, Polisi: Meninggal Usai Berhubungan Badan dan Kena Serangan Jantung

Warga Bogor Tewas Tanpa Busana dalam Kontainer, Polisi: Meninggal Usai Berhubungan Badan dan Kena Serangan Jantung

Bogor | Selasa, 29 Maret 2022 | 16:03 WIB

Move On Usai Insiden Serangan Jantung, Christian Eriksen Tak Ingin Diperlakukan Spesial di Piala Dunia 2022

Move On Usai Insiden Serangan Jantung, Christian Eriksen Tak Ingin Diperlakukan Spesial di Piala Dunia 2022

Bola | Selasa, 29 Maret 2022 | 16:03 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB