Shanghai Laporkan Kasus Kematian Pertama Sejak Diterpa Lonjakan Gelombang Varian Omicron

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 18 April 2022 | 14:56 WIB
Shanghai Laporkan Kasus Kematian Pertama Sejak Diterpa Lonjakan Gelombang Varian Omicron
Ilustrasi lockdown. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Shanghai, China, melaporkan kematian pertama akibat Covid-19 sejak alami lonjakan kasus akibat paparan omicron.

Shanghai menjadi pusat infeksi di China sejak omicron menyebar dan sebabkan lockdown sejak pertengahan Maret lalu.

Pihak berwenang mengatakan, kematian di Shanghai terjadi pada tiga orang lanjut usia, di tengah ratusan ribu kasus varian omicron yang menyebar cepat di megacity timur.

Tiga lansia yang meninggal itu dilaporkan alami perburukan kondisi setelah pergi ke rumah sakit, menurut akun resmi pemerintah Shanghai.

Komisaris kesehatan kota, pada Minggu (17/4), tercatat bahwa 62 persen penduduk berusia di atas 60 tahun telah divaksinasi dua dosis. Sementara hanya 38 persen penduduk yang sudah diimunisasi booster.

Penguncian ketat di Shanghai yang telah berlangsung selama sebulan itu memicu protes dari warga. Sekitar 25 juta penduduk terkurung di rumahnya akibat kasus harian mencapai 25.000 per hari, jumlah yang cukup besar terjadi dalam pandemi Covid-19 di China.

Banyak penduduk merasa jengkel dan melapiaskannya ke media sosial karena kekurangan makanan, tetapi sulit keluar dari rumah, seperti yang dikabarkan oleh Channel News Asia.

Tetapi para pejabat tetap bersikeras berlakukan penguncian dengan ketat dan akan mengisolasi siapa saja yang dites positif Covid-19, baik mengalami gejala ataupun tidak.

Komisi kesehatan kota Shanghai mencatat bahwa pasien Covid-19 tanpa gejala sebanyak 90 persen dari sekitar 22.000 kasus baru pada Senin (18/4).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris, Saat Pandemi Tahun 2020-2021 Ada 30 Kasus Korupsi Dana Covid-19, ICW: Paling Banyak Menyunat Dana Bansos

Miris, Saat Pandemi Tahun 2020-2021 Ada 30 Kasus Korupsi Dana Covid-19, ICW: Paling Banyak Menyunat Dana Bansos

News | Senin, 18 April 2022 | 14:24 WIB

Mungkinkah Seorang Teirnfeksi Covid-19 Ulang Dalam 30 Hari? Studi Paparkan Faktanya

Mungkinkah Seorang Teirnfeksi Covid-19 Ulang Dalam 30 Hari? Studi Paparkan Faktanya

Health | Senin, 18 April 2022 | 13:38 WIB

Kemenkes Sebut Pemudik Antusias Lakukan Vaksinasi Jelang Mudik Lebaran 2022

Kemenkes Sebut Pemudik Antusias Lakukan Vaksinasi Jelang Mudik Lebaran 2022

Health | Senin, 18 April 2022 | 14:15 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB