Bangga Banget! FKUI Jadi Fakultas Kedokteran Nomor 1 Indonesia

M. Reza Sulaiman

Selasa, 19 April 2022 | 06:00 WIB
Bangga Banget! FKUI Jadi Fakultas Kedokteran Nomor 1 Indonesia
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. (Dok. Humas FKUI)

Suara.com - Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), yang berhasil menembus ranking 201-250 dunia dalam pemeringkatan yang dilakukan oleh The Quacquarelli Symonds World University Rankings (QS WUR) berdasarkan subyek Medicine untuk tahun 2022.

Sebagai satu-satunya fakultas kedokteran dari Indonesia yang berada pada peringkat tersebut, FKUI pun menempatkan diri sebagai Fakultas Kedokteran nomor 1 di Indonesia.

Di ASEAN, FKUI berhasil menempati urutan kelima, setelah fakultas kedokteran dari National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), Mahidol University dari Thailand dan Universiti Malaya (UM) Malaysia. FKUI menduduki peringkat yang sama dengan Chulalongkorn University dari Thailand. Pemeringkatan ranking QS WUR by Subject didasari pada Overall Score, H-index Citations, Citations per Paper, Academic Reputation, dan Employer Reputation.

Pencapaian ini merupakan peningkatan yang sangat membanggakan. Dalam periode empat tahun ini, FKUI telah berhasil meningkatkan peringkat QS WUR by Subject dari urutan 301-350 menjadi 201-250. Peningkatan ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh sivitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, seperti dengan peningkatan jumlah guru besar sebanyak 50 guru besar FKUI dalam periode tersebut.

Dekan FKUI, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB, menyampaikan, strategi efektif untuk meningkatkan peringkat FKUI salah satunya adalah dengan meningkatkan jumlah guru besar.

“Untuk mencapai jabatan fungsional guru besar, seseorang harus memenuhi Tri Dharma universitasnya dengan baik. Ia harus melakukan pendidikan dan pengajaran, penelitian, juga pengabdian kepada masyarakat. Seorang guru besar harus memiliki pendidikan minimal S3. Selain itu, seseorang perlu melakukan publikasi-publikasi yang terindeks internasional,” tutur Prof. Ari, dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com.

“Hal ini memotivasi calon guru besar untuk melakukan bimbingan-bimbingan kepada peserta didik, termasuk pendidikan doktoral. Dengan demikian, karena pembimbing S3 semakin banyak, jumlah lulusan S3 semakin meningkat. Terbukti, saat ini 80% staf FKUI memiliki pendidikan terakhir doktoral,” lanjut Prof. Ari.

Di sisi lain, mendorong sivitas untuk melakukan publikasi juga berdampak positif bagi FKUI. Saat ini, indeks Scopus FKUI sudah mencapai hampir 1000 artikel per tahunnya. Capaian ini berdampak pula pada kolaborasi internasional yang terus meningkat, karena untuk dapat meraih publikasi internasional, seseorang harus melakukan kolaborasi internasional tersebut.

Untuk pengabdian masyarakat, FKUI selalu berupaya mendorong staf-stafnya yang merupakan klinisi sekaligus akademisi dan peneliti, agar lebih komunikatif dengan media massa. Karena, melalui para ahli dan pakar dari FKUI rekan jurnalis bisa mendapatkan informasi yang terpercaya. Komunikasi yang baik dengan media telah berhasil meningkatkan pemberitaan positif mengenai FKUI secara berkesinambungan.

baca juga

Ke depannya, Prof. Ari menargetkan untuk dapat menembus 200 besar dunia dalam periode empat tahun mendatang. Hal ini akan dicapai dengan, 1) memfokuskan publikasi-publikasi internasional dalam jurnal dengan Scopus Q1 dan Q2; 2) mendorong riset-riset menuju inovasi; 3) meningkatkan reputasi internasional; dan 4) meningkatkan diaspora FKUI di kancah internasional.

Menyambut kabar gembira tersebut, Prof. Ari mengutarakan kebahagiaan dan terima kasihnya pada seluruh sivitas FKUI.

“Terima kasih untuk seluruh sivitas yang telah memberikan kontribusi terbaiknya pada FKUI. Tentunya, segenap kerja keras tersebut tidak sia-sia. Semoga ke depannya, FKUI dapat terus meningkatkan peringkatnya di dunia,” ujar Prof. Ari.

“Kita masih punya banyak tugas. Saat ini, baru terdapat empat universitas dari Indonesia yang fakultas kedokterannya masuk 1000 besar dunia. Hal ini mencerminkan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia, dan merupakan tantangan yang harus segera diatasi. Pendidikan kedokteran di Indonesia harus bisa lebih baik lagi. Terlepas dari almamater, meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia adalah tanggung jawab kita bersama agar produknya dapat bersaing secara global,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB

Suap Mahasiswa UBK Viral, Terseret Nama 'Kapolda' dan Aliran Dana Rp20 Juta

Suap Mahasiswa UBK Viral, Terseret Nama 'Kapolda' dan Aliran Dana Rp20 Juta

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:00 WIB

Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK

Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:17 WIB

Kronologi Kasus Dugaan Bagi-Bagi Uang BEM FH UBK Setelah Bertemu Wapres Gibran

Kronologi Kasus Dugaan Bagi-Bagi Uang BEM FH UBK Setelah Bertemu Wapres Gibran

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dugaan Rp20 Juta Usai Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM dan Bentuk Tim Investigasi

Dugaan Rp20 Juta Usai Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM dan Bentuk Tim Investigasi

Foto | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:58 WIB

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Terkini

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB