Gegara Ada Gelembung Udara di Telinga Dalam, Wanita Ini Sakit Kepala Parah Hingga Harus Dioperasi

Arendya Nariswari | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 22 April 2022 | 11:00 WIB
Gegara Ada Gelembung Udara di Telinga Dalam, Wanita Ini Sakit Kepala Parah Hingga Harus Dioperasi
Ilustrasi sakit telinga (Pexels/Liza Summer)

Suara.com - Gelembung-gelembung udara terperangkap di telinga dalam seorang wanita berusia 51 tahun. Wanita ini tidak tahu bagaimana ada gelembung udara di telinganya.

Akibat adanya gelembung tersebut, sang wanita mengalami sakit kepala parah dan sensasi berputar aneh yang bertahan hingga 24 jam. Akibat kondisi ini, ia harus menjalani operasi.

Selain merasa seolah-olah ruangan berputar di sekelilingnya, wanita itu mengaku merasakan penyumbatan atau tekanan yang tidak biasa di telinga kanannya. Ia juga mengalami gangguan pendengaran di telinga kanan.

Awalnya, dokter melakukan pemeriksaan fisik pada telinga kanan sang wanita, tetapi mereka tidak menunjukkan kelainan.

Kemudian mereka menjalankan tes vertigo, disebut tes Dix-Hallpike, dan menemukan gerakan mata berkedut yang biasanya menjadi gejala vertigo.

Ilustrasi gambar (freepik)
Ilustrasi gambar sakit telinga (freepik)

Lalu, dokter memberi pasien latihan Epley, yang biasanya untuk mengobati vertigo. Namun, latihan ini tidak membantu.

Gejala pasien memburuk selama beberapa hari, sehingga dokter kembali menjalankan CT scan tulang temporal kanan, yang mengelilingi saluran telinga.

Akhirnya, dokter menemukan adanya gelembung udara terperangkap di beberapa struktur telinga bagian dalam.

Menurut Live Science, dokter berteori bahwa adanya robekan spontan yang terbuka di tingkap atau jendela oval pasien, selaput tipis yang memisahkan telinga tengah berisi udara dari telinga bagian dalam berisi cairan.

Tetapi meski setelah diperiksa, dokter tidak menemukan kelainan yang jelas di telinga tengah.

Sayangnya, gejala parah pasien tidak membaik dalam minggu berikutnya, sehingga dokter memutuskan untuk melakukan prosedur pembedahan untuk memperbaiki jendela oval dengan cangkok jaringan.

"Operasi ini terbukti efektif," lapor dokter.

Pada janji temu setelah operasi, sang wanita melaporkan kondisinya membaik. Dua bulan kemudian, pendengarannya pulih sepenuhnya dan sudah tidak ada gelembung udara yang tertinggal di telinganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Hukum Orang Memberi Obat Tetes Mata dan Telinga Saat Puasa Ramadhan?

Bagaimana Hukum Orang Memberi Obat Tetes Mata dan Telinga Saat Puasa Ramadhan?

Jatim | Jum'at, 15 April 2022 | 06:00 WIB

Bacakan Pleidoi Kasus Cuitan "Allahmu Lemah", Ferdinand Hutahaean: Saya Spontan Tergoda Bisikan Setan di Telinga

Bacakan Pleidoi Kasus Cuitan "Allahmu Lemah", Ferdinand Hutahaean: Saya Spontan Tergoda Bisikan Setan di Telinga

News | Selasa, 12 April 2022 | 16:17 WIB

11 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Hadist Shahih: Pakai Obat Tetes Telinga, Keluar Mani hingga Makan dan Minum

11 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Hadist Shahih: Pakai Obat Tetes Telinga, Keluar Mani hingga Makan dan Minum

News | Senin, 11 April 2022 | 15:55 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB