Amerika Serikat Diserang Wabah Hepatitis, Ancam Kesehatan Anak-anak

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 22 April 2022 | 11:34 WIB
Amerika Serikat Diserang Wabah Hepatitis, Ancam Kesehatan Anak-anak
Ilustrasi anak sakit hepatitis. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa waktu lalu, Amerika Serikat sempat dibuat heboh dengan wabah hepatitis. Wabah tersebut bahkan disebut-sebut terjadi juga di berbagai negara Eropa.

Saat ini Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah memastikan wabah hepatitis atau peradangan hati yang terjadi pada anak-anak terjadi karena virus adenovirus, yang merupakan penyebab utama penyakit hepatitis.

Mengutip Live Science, Jumat (22/4/2022), kasus ini terungkap setelah di Alabama, Amerika Serikat, sebanyak lima anak yang sebelumnya sehat tiba-tiba dirawat di rumah sakit pada November 2021 karena mengalami peradangan hati akibat hepatitis.

Catatan CDC menemukan tiga dari lima anak ini mengalami gagal liver akut, di mana liver tiba-tiba tidak bisa berfungsi. Hasilnya kelima anak ini dinyatakan terinfeksi adenovirus, yakni virus yang sama yang menyebabkan pilek, mata merah, dan bronkitis.

Karena kasus di Alabama yang terjadi pada lima kasus secara bersamaan, hal ini mendorong rumah sakit untuk melakukan penyelidikan lebih luas.

Hasilnya para dokter menemukan empat anak tambahan yang dirawat karena hepatitis antara Oktober 2021 hingga Februari 2022, dan dipastikan semua anak ini terinfeksi adenovirus.

Sebanyak lima dari sembilan sampel yang dianalisis, diketahui, anak-anak tersebut terinfeksi adenovirus tipe 41. Virus ini biasanya menyebabkan radang lambung atau usus, yang dikenal sebagai gastroenteritis akut, pada anak-anak.

Gastroenteritis umumnya menimbulkan gejala diare, muntah dan demam, dan beberapa di antaranya bisa berefek pada gejala pernapasan.

Sayangnya CDC belum mengetahui lebih lanjut penyebab mendadak hepatitis pada anak-anak yang sebelumnya terlihat sehat.

"Kemungkinan ada hubungan antara hepatitis anak dan infeksi adenovirus, jadi saat ini sedang diselidiki," ujar penasihat kesehatan CDC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Orang Gangguan Kejiwaan Berisiko Terinfeksi Virus Corona Meski Sudah Vaksin Covid-19

Peneliti: Orang Gangguan Kejiwaan Berisiko Terinfeksi Virus Corona Meski Sudah Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 21 April 2022 | 21:30 WIB

Cek Urine Anak Sekarang, Warna Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Hepatitis

Cek Urine Anak Sekarang, Warna Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Hepatitis

Health | Kamis, 21 April 2022 | 17:30 WIB

Kasus Reinfeksi Tercepat, Wanita Ini Terinfeksi 2 Varian Virus Corona Covid-19 dalam 3 Minggu

Kasus Reinfeksi Tercepat, Wanita Ini Terinfeksi 2 Varian Virus Corona Covid-19 dalam 3 Minggu

Health | Kamis, 21 April 2022 | 14:35 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB