Virus Corona Covid-19 Tak Selalu Sebabkan Demam, Begini Cara Mendeteksinya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 26 April 2022 | 13:06 WIB
Virus Corona Covid-19 Tak Selalu Sebabkan Demam, Begini Cara Mendeteksinya!
Ilustrasi demam (pexels)

Suara.com - Demam menjadi salah satu gejala umum virus corona Covid-19. Bahkan, demam adalah salah satu gejala awal yang dialami seseorang seteah terinfeksi virus corona Covid-19.

Berdasarkan pedoman dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), tidak ada demam selama 24 jam tanpa menggunakan obat penurun demam.

Setelah 5 hari demam turun sejak onsetnya juga merupakan indikasi untuk seseorang mengakhiri isolasi mandiri.

Demam adalah respons alami tubuh kita terhadap infeksi. Setiap kali agen asing, seperti patogen memasuki tubuh, sistem kekebalan kita mencoba mengidentifikasi dan menghancurkannya.

Proses ini menaikkan suhu inti tubuh yang menyebabkan seseorang demam. Ketika suhu tubuh tinggi, patogen asing sulit untuk bereplikasi. Hal yang sama juga terjadi pada kasus virus corona Covid-19.

Ilustrasi demam akibat virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi demam akibat virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada April 2020 dilansir dari Times of India, sekitar 55,5 persen orang yang terinfeksi virus mengalami demam sebagai gejala awal.

Suhu tubuh dapat berubah dari sedang hingga sangat tinggi tergantung pada tingkat keparahan kondisinya.

Studi yang disebutkan di atas juga memberikan wawasan bahwa sejumlah besar orang dengan penyakit ini tidak mengalami demam saat terinfeksi virus corona Covid-19.

Kondisi ini bisa terjadi pada kasus infeksi ringan dan tanpa gejala. Namun, ini tidak berarti bahwa sistem kekebalan Anda tidak bekerja secara efisien untuk menghancurkan virus.

baca juga

Karena, sistem kekebalan setiap orang bekerja secara berbeda. Hal itu pula yang menyebabkan efek virus corona pada setiap orang berbeda.

Anda mungkin bingung cara mengetahui tubuh terinfeksi virus corona atau tidak bila tidak mengalami demam.

Hal penting yang perlu Anda ketahui adalah demam bukanlah tanda standar penyakit menular.

Setelah mengisolasi diri, Anda harus menjalani tes untuk konfirmasi dan berkonsultasi dengan dokter untuk perawatan lebih lanjut.

Selain itu, Anda juga harus karantina selama seminggu demi keselamatan orang sekitar jika pernah kontak dekat dengan orang yang terinfeksi virus corona.

Guna mengurangi risiko infeksi virus corona, kenakan masker setiap waktu, suntik booster vaksin Covid-19 dan jaga kebersihan tangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Masuk Angin yang Perlu Anda Tahu, Segera Tangani dengan Langkah Tepat!

Gejala Masuk Angin yang Perlu Anda Tahu, Segera Tangani dengan Langkah Tepat!

Health | Jum'at, 22 April 2022 | 19:30 WIB

Angka Kematian DBD di Indonesia Terbanyak di Asia, Kebutuhan Vaksin Dengue Semakin Mendesak

Angka Kematian DBD di Indonesia Terbanyak di Asia, Kebutuhan Vaksin Dengue Semakin Mendesak

Health | Rabu, 20 April 2022 | 14:42 WIB

Penelitian Kanada Temukan Kematian akibat Covid-19 Lebih Tinggi di Akhir Pekan

Penelitian Kanada Temukan Kematian akibat Covid-19 Lebih Tinggi di Akhir Pekan

Health | Selasa, 19 April 2022 | 19:14 WIB

Terkini

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Banten | Senin, 21 September 2026 | 14:40 WIB

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 14:38 WIB

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

News | Senin, 21 September 2026 | 14:35 WIB

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 14:34 WIB

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Riau | Senin, 21 September 2026 | 14:33 WIB

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

News | Senin, 21 September 2026 | 14:32 WIB

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:30 WIB

×