Hamil Bayi Laki-laki Lebih Tinggi Risikonya, Ini Saran Ahli!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 28 April 2022 | 14:33 WIB
Hamil Bayi Laki-laki Lebih Tinggi Risikonya, Ini Saran Ahli!
Ilustrasi ibu hamil (Pixabay.com/ StockSnap)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan bahwa bayi laki-laki lebih berisiko mengalami komplikasi selama dalam kandungan dibandingkan bayi perempuan.

Hal ini bisa terjadi karena bayi laki-laki tumbuh lebih cepat di dalam rahim. Sehingga, mereka membutuhkan lebih banyak nutrisi dan oksigen daripada yang diberikan ibu melalui plasenta.

Jenis kelamin janin, baik bayi laki-laki maupun perempuan bisa mengubah cara kerja plasenta, sekaligus faktor-faktor lain, seperti berat badan dan tingkat stres ibu.

Plasenta adalah organ sementara yang menempel pada dinding rahim selama kehamilan, yang membantu pertumbuhan bayi.

Sekitar satu dari sepuluh wanita menderita gangguan kehamilan, seperti kondisi tekanan darah tinggi yang mengancam jiwa atau hambatan pertumbuhan janin.

Ilustrasi ibu hamil.(Pexels.com/Negative Space)
Ilustrasi ibu hamil.(Pexels.com/Negative Space)

Hal ini terjadi ketika anak yang belum lahir tidak tumbuh pada tingkat normal. Pada kasus yang paling parah, ini bisa menyebabkan lahir mati.

Kedua kondisi itu sulit diprediksi dan diobati. Studi ini juga berdasarkan analisis kehamilan pada tikus laboratorium.

Studi menemukan perencanaan untuk menghadapi kemungkinan masalah kehamilan ke depannya akan sangat membantu. Tetapi, bila ibu hamil bisa mengetahui jenis kelamin bayi dalam kandungan sebelum lahir.

Mereka bisa membuat perencanaan perawatan dan melakukan perubahan gaya hidup agar janin mampu bertahan hidup lebih baik dan mendapatkan manfaat kesehatan yang tepat.

Dr Amanda Sferruzzi-Perri melakukan penelitian dengan tim University of Cambridge-nya, mengakui sering kali ibu hamil tidak ingin mengetahui jenis kelamin bayinya karena ingin menjadi kejutan.

Padahal mengetahui jenis kelamin bayi dalam kandungan akan membantu mengidentifikasi masalah kehamilan yang mungkin terjadi.

Karena, beberapa masalah kehamilan, seperti pre-eklampsia dan pembatasan pertumbuhan janin bisa lebih umum terjadi pada wanita yang mengandung bayi laki-laki daripada perempuan.

“Kami tidak tahu 100 persen mengapa itu terjadi, tetapi mungkin terkait dengan fakta bahwa bayi laki-laki tumbuh lebih cepat di dalam rahim," kata Dr Amanda dikutip dari The Sun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mana yang Lebih Baik untuk Ibu Hamil, Tidur Miring Kiri atau Kanan?

Mana yang Lebih Baik untuk Ibu Hamil, Tidur Miring Kiri atau Kanan?

Health | Minggu, 24 April 2022 | 14:52 WIB

Agar Bayi Lebih Sehat, Ini Panduan Makan untuk Ibu Hamil Setiap Minggunya!

Agar Bayi Lebih Sehat, Ini Panduan Makan untuk Ibu Hamil Setiap Minggunya!

Health | Kamis, 21 April 2022 | 16:30 WIB

Annisa Trihapsari Hamil Keempat di Usia 45 Tahun, Waspadai Risikonya!

Annisa Trihapsari Hamil Keempat di Usia 45 Tahun, Waspadai Risikonya!

Health | Selasa, 19 April 2022 | 20:57 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB