Tidur Selama 7 Jam Cukup bagi Orang Paruh Baya, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 29 April 2022 | 14:00 WIB
Tidur Selama 7 Jam Cukup bagi Orang Paruh Baya, Ini Alasannya!
Ilustrasi tidur (Unsplash/Gregory Pappas)

Suara.com - Para peneliti dari Universitas Cambridge dan Universitas Fudan mengatakan bahwa tidur 7 jam sudah ideal bagi orang-orang usia paruh baya ke atas.

Karena, tidur yang terlalu sedikit terkait dengan kinerja kognitif dan kesehatan mental yang lebih buruk.

Tidur memainkan peran penting dalam mengaktifkan fungsi kognitif dan menjaga kesehatan psikologis yang baik . Ini juga membantu menjaga otak tetap sehat dengan membuang produk limbah.

Seiring bertambahnya usia, kita sering melihat perubahan dalam pola tidur kita, termasuk kesulitan untuk tertidur dan tetap tertidur, serta penurunan kuantitas dan kualitas tidur.

Ada perkiraan bahwa gangguan tidur ini dapat menyebabkan penurunan kognitif dan gangguan kejiwaan pada populasi yang menua.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di Nature Aging, para ilmuwan dari Inggris dan China meneliti data dari hampir 500.000 orang dewasa berusia 38-73 tahun dari Biobank Inggris.

Peserta ditanya tentang pola tidur mereka, kesehatan mental dan kesejahteraan, serta melakukan serangkaian tes kognitif. Pencitraan otak dan data genetik tersedia untuk hampir 40.000 peserta penelitian.

Ilustrasi tidur (pexels)
Ilustrasi tidur (pexels)

Dengan menganalisis data ini, tim menemukan bahwa durasi tidur yang tidak cukup dan berlebihan dikaitkan dengan gangguan kinerja kognitif, seperti kecepatan pemrosesan, perhatian visual, memori, dan keterampilan memecahkan masalah.

Tidur tujuh jam per malam adalah jumlah tidur yang optimal untuk kinerja kognitif, tetapi juga untuk kesehatan mental yang baik.

baca juga

Khususnya, pada orang-orang yang mengalami lebih banyak gejala kecemasan, depresi dan kesejahteraan keseluruhan yang lebih buruk jika mereka melaporkan tidur lebih lama atau lebih pendek.

Para peneliti mengatakan salah satu alasan yang menghubungkan kurang tidur dan penurunan kognitif mungkin karena gangguan gelombang lambat dalam tidur.

Gangguan pada jenis tidur ini telah terbukti memiliki hubungan erat dengan konsolidasi memori serta penumpukan amiloid, yakni protein yang bisa menyebabkan demensia. Selain itu, kurang tidur dapat menghambat kemampuan otak untuk membuang racun.

Tim juga menemukan hubungan antara jumlah tidur dan perbedaan struktur daerah otak yang terlibat dalam pemrosesan kognitif dan memori.

Tidur 7 jam yang konsisten setiap malam tanpa terlalu banyak fluktuasi dalam durasi juga penting untuk kinerja kognitif, kesehatan mental dan kesejahteraan yang baik.

Studi sebelumnya juga menunjukkan bahwa pola tidur yang terganggu dikaitkan dengan peningkatan peradangan, yang menunjukkan kerentanan terhadap penyakit terkait usia pada orang tua.

"Meskipun kami tidak yakin sebesar apa pola tidur menyebabkan masalah kognitif. Analisis kami melihat individu selama periode waktu yang lebih lama cukup mendukung hubungan tersebut. Tapi, penyebab pola tidur orang tua yang lebih buruk mungkin disebabkan oleh kombinasi susunan genetik dan struktur otak," kata Profesor Jianfeng Feng dari Universitas Fudan di China dikutip dari Hindustan Times.

Para peneliti mengatakan temuan menunjukkan bahwa durasi tidur yang tidak cukup atau berlebihan mungkin menjadi faktor risiko penurunan kognitif dalam penuaan.

Hal ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang telah melaporkan hubungan antara durasi tidur dan risiko pengembangan penyakit Alzheimer dan demensia.

"Tidur malam yang cukup sangat penting di semua tahap kehidupan, terutama seiring bertambahnya usia," kata Profesor Barbara Sahakian dari Departemen Psikiatri di University of Cambridge.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Kebiasaan Wajib sebelum Tidur, Kualitas Tidur Nyaman Buat Anda Produktif

6 Kebiasaan Wajib sebelum Tidur, Kualitas Tidur Nyaman Buat Anda Produktif

Your Say | Kamis, 28 April 2022 | 10:59 WIB

Punya Skoliosis, Ini Cara Aurelie Moeremans Kurangi Masalah di Bagian Tulang Belakangnya

Punya Skoliosis, Ini Cara Aurelie Moeremans Kurangi Masalah di Bagian Tulang Belakangnya

Lifestyle | Kamis, 28 April 2022 | 02:15 WIB

Orang Tua Wajib Tahu, Ini 4 Manfaat Tidur Siang bagi Anak

Orang Tua Wajib Tahu, Ini 4 Manfaat Tidur Siang bagi Anak

Your Say | Rabu, 27 April 2022 | 13:08 WIB

Terkini

Tas Coach Asli Made In Mana? Ini Negara Tempat Produksinya

Tas Coach Asli Made In Mana? Ini Negara Tempat Produksinya

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Geger di Ciamis, Pria ODGJ Bacok 2 Polisi, Berakhir Tewas Diamuk Warga

Geger di Ciamis, Pria ODGJ Bacok 2 Polisi, Berakhir Tewas Diamuk Warga

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:04 WIB

Dari AI yang Menjawab ke AI yang Bertindak

Dari AI yang Menjawab ke AI yang Bertindak

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Penimbunan Solar Subsidi di Siak, Modus Isi BBM Berkali-kali Pakai Barcode Pertamina

Penimbunan Solar Subsidi di Siak, Modus Isi BBM Berkali-kali Pakai Barcode Pertamina

Riau | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Pemerintah dan Pertamina Bersinergi Perkuat Kilang RDMP Balikpapan

Pemerintah dan Pertamina Bersinergi Perkuat Kilang RDMP Balikpapan

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Membaca Wonderstruck: Ketika Dunia Tak Selalu Ramah untuk Anak Disabilitas

Membaca Wonderstruck: Ketika Dunia Tak Selalu Ramah untuk Anak Disabilitas

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Pukat UGM Tolak Usul Luhut Hapus Pasal Kerugian Negara: Sangat Berbahaya dan Bikin Korupsi Merebak

Pukat UGM Tolak Usul Luhut Hapus Pasal Kerugian Negara: Sangat Berbahaya dan Bikin Korupsi Merebak

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:49 WIB

4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda

4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:45 WIB

iPhone Lipat Apple Mulai Dijual di Indonesia 30 Oktober, Ini Spesifikasi dan Harganya

iPhone Lipat Apple Mulai Dijual di Indonesia 30 Oktober, Ini Spesifikasi dan Harganya

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:43 WIB

×