Penyebab Perut Kembung dan Keras, Bisa Jadi Gejala Penyakit Tertentu

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 30 April 2022 | 08:35 WIB
Penyebab Perut Kembung dan Keras, Bisa Jadi Gejala Penyakit Tertentu
Ilustrasi gambar penyebab perut kembung dan keras. (freepik)

Suara.com - Banyak orang mungkin pernah mengalami perut kembung dan keras  Umumnya, perut kembung dan keras ini erat kaitannya dengan kentut, angin kencang, buang gas, dan bersendawa. Lantas, apa penyebab perut kembung dan keras?

Diketahui, kebanyakan orang menghasilkan sekitar 1-3 liter gas sehari atau setara dengan sekitar 14 kali sehari. Perut kembung meskipun tidak mengancam jiwa, pasti bisa menimbulkan malu dan mengurangi rasa percaya diri. 

Peningkatan perut kembung terjadi ketika seseorang mengeluarkan gas lebih dari sekitar 14 kali sehari. Untuk perut kembung kronis biasanya terjadi setiap hari selama berminggu-minggu hingga bertahun-tahun.

Kira-kira apa penyebab perut kembung dan keras? Untuk selengkapnya, mari simak ulasannya berikut ini yang dilansir dari situs Medicine Health.

1. Udara tertelan

Udara yang tertelan (aerophagia) terjadi ketika proses menelan yang tak tepat saat makan. Selain itu, hal ini juga karena seringnya menelan udara secara tak sadar karena kebiasaan. Aktivitas yang menyebabkan seseorang menelan udara yaitu minum cepat, mengunyah permen karet, penggunaan produk tembakau, mengisap permen keras, minum minuman berkarbonasi, dan gigi palsu longgar. Udara yang tertelan ini bisa menyebabkan perut kembung dan keras.

2. Intoleransi laktosa

Salah satu sumber utama perut kembung lainnya adalah intoleransi laktosa, ini mengakibatkan penurunan kemampuan mencerna laktosa. Perut kembung ini sering dikaitkan dengan diare dan kram, tetapi juga dapat muncul hanya sebagai gas. Seiring waktu orang mungkin mengalami peningkatan jumlah gas setelah makan makanan yang mengandung laktosa, dan mengembangkan perut kembung kronis.

3. Penyebab Lainnya

Kondisi tertentu lainnya yang menyebabkan perut kembung dan keras yaitu sebagai berikut:

  • Sindrom malabsorpsi: ini merupakan hasil dari penurunan produksi enzim oleh pankreas atau masalah dengan kantong empedu atau lapisan usus.
  • SIBO (pertumbuhan bakteri usus kecil yang berlebihan): ini merupakan suatu kondisi di mana terjadi peningkatan jumlah atau perubahan jenis bakteri pada saluran cerna bagian atas yang dapat mengakibatkan kembung, perut kembung, nyeri perut, serta diare. 

Demikian informasi mengenai penyebab perut kembung dan keras. Jika merasakan perut kambung yang sangat membuat tidak nyaman, segera konsultasikan ke dokter. Semoga informasi ini bermanfaat. 

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perut Terasa Kembung? Atasi Dengan 5 Tips Ini

Perut Terasa Kembung? Atasi Dengan 5 Tips Ini

Health | Selasa, 19 April 2022 | 13:30 WIB

4 Makanan ini Bisa Menyebabkan Perut Kembung, Pernah Mengalaminya?

4 Makanan ini Bisa Menyebabkan Perut Kembung, Pernah Mengalaminya?

Your Say | Selasa, 15 Maret 2022 | 17:59 WIB

Perut Kembung Bikin Aktivitas Tidak Nyaman, Coba Deh 4 Metode Ini!

Perut Kembung Bikin Aktivitas Tidak Nyaman, Coba Deh 4 Metode Ini!

Health | Rabu, 19 Januari 2022 | 14:31 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB