Pakar Ungkap Penyebab Hepatitis Akut Masih Dianggap Misterius

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 04 Mei 2022 | 15:47 WIB
Pakar Ungkap Penyebab Hepatitis Akut Masih Dianggap Misterius
Ilustrasi Hepatitis Akurt (unsplash.com)

Suara.com - Wabah penyakit hepatitis akut masih misterius hingga saat ini. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) terhadap wabah tersebut sejak bulan lalu.

Data WHO per Minggu (1 Mei), jumlah kasus hepatitis akut telah mencapai 228, masih ada puluhan anak lainnya menunggu hasil pemeriksaan.

“Pada 1 Mei, setidaknya 228 kasus yang mungkin dilaporkan ke WHO dari 20 negara, lebih dari 50 kasus tambahan masih diselidiki,” kata Juru bicara WHO Tarik Jasarevic dalam jumpa pers di Jenewa, dikutip dari Fox News.

WHO meminta kepada para otoritas kesehatan di seluruh dunia untuk menyelidiki peningkatan kasus hepatitis akut itu yang diperkirakan menyebabkan radang hati parah pada anak-anak.

Dokter spesialis penyakit dalam Prof. dr. Zubairi Djurban menjabarkan ada beberapa hal yang membuat hepatitis akut tersebut masih misteriis.

"Kenapa disebut hepatitis misterius? (Karena) penyebabnya bukan virus hepatitis A, B, C, D, dan E yang dikenal. Mengancam nyawa. Beberapa (hingga alami) cangkok ginjal," kata prof. Zubairi dikutip dari tulisannya di akun Twitter pribadinya, Rabu (4/5/2022).

Ia menambahkan, dugaan sementara saat ini bahwa hepatitis akut tersebut disebabkan infeksi Adenovirus 41 yang sebelumnya tak pernah merusak liver. Kecuali karena imunitas tubuh telah buruk. Hal lainnya yang masih jadi misterius, penyakit tersebut sejauh ini hanya menginfeksi anak-anak.

"Menyerang anak-anak yang notabene imunitasnya bagus," pungkasnya.

Infeksi hepatitis akut itu juga telah mewabah di Indonesia. Kementerian Kesehatan bahkan melaporkan adanya kematian tiga anak di Jakarta akibat penyakit tersebut pada akhir April lalu.

baca juga

"Ketiga pasien ini merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat," kata juru bicara Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmidzi seperti diberitakan Antara, Selasa (3/5/2022).

Gejala yang ditemukan pada pasien-pasien tersebut berupa mual, muntah, diare berat, demam, tubuh kuning, kejang, dan penurunan kesadaran.

Kemenkes melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022 Tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) tertanggal 27 April 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Hepatitis Misterius Sudah Menyebar di 20 Negara, Indonesia Termasuk?

WHO: Hepatitis Misterius Sudah Menyebar di 20 Negara, Indonesia Termasuk?

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 14:10 WIB

Heboh 3 Anak Diduga Meninggal Akibat Hepatitis Misterius, Ahli: Perlu Bukti Laboratorium

Heboh 3 Anak Diduga Meninggal Akibat Hepatitis Misterius, Ahli: Perlu Bukti Laboratorium

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 13:10 WIB

WHO: Infeksi Hepatitis Akut Telah Mencapai 228 Kasus

WHO: Infeksi Hepatitis Akut Telah Mencapai 228 Kasus

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 09:43 WIB

Terkini

Respons Tenang Jokowi saat Disinggung Isu Pemakzulan Gibran

Respons Tenang Jokowi saat Disinggung Isu Pemakzulan Gibran

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:07 WIB

6 Perangkat Smart Home Xiaomi di Indonesia, Harga Mulai Rp759 Ribu

6 Perangkat Smart Home Xiaomi di Indonesia, Harga Mulai Rp759 Ribu

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 10:07 WIB

Sinergi Bappisus dan PLN Dorong Penguatan Keandalan Listrik Nasional

Sinergi Bappisus dan PLN Dorong Penguatan Keandalan Listrik Nasional

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:04 WIB

Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Masih Naik Tinggi Jadi Rp2.565.000/Gram.

Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Masih Naik Tinggi Jadi Rp2.565.000/Gram.

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:02 WIB

Strawberry, Ice Cream, and You: Luka Keluarga yang Tak Mudah Disembuhkan

Strawberry, Ice Cream, and You: Luka Keluarga yang Tak Mudah Disembuhkan

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 10:00 WIB

Menapaki Jabal Rahmah, Bukit Penuh Kisah di Padang Arafah

Menapaki Jabal Rahmah, Bukit Penuh Kisah di Padang Arafah

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 10:00 WIB

Rekor Kandang Jadi Taruhan Gomes Jelang Duel Panas Madura United vs Arema FC

Rekor Kandang Jadi Taruhan Gomes Jelang Duel Panas Madura United vs Arema FC

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 09:59 WIB

4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh

4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 09:55 WIB

Habib Jafar dan Wamensos Bekali SDM Sekolah Rakyat Cara Mendidik Siswa

Habib Jafar dan Wamensos Bekali SDM Sekolah Rakyat Cara Mendidik Siswa

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:52 WIB

Bitcoin Melesat Tembus ke Level 80.000 USD Lagi, Ini Pendorongnya

Bitcoin Melesat Tembus ke Level 80.000 USD Lagi, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:49 WIB

×