Peneliti Mengidentifikasi 2 Gejala Paling Umum Hepatitis Akut Misterius pada Anak-Anak, Apa Saja?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 04 Mei 2022 | 18:48 WIB
Peneliti Mengidentifikasi 2 Gejala Paling Umum Hepatitis Akut Misterius pada Anak-Anak, Apa Saja?
Ilustrasi anak terkena hepatitis akut misterius (unsplash.com)

Suara.com - Dua gejala paling umum pada anak-anak yang terinfeksi hepatitis akut misterius terungkap oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Menggunakan data dari Alabama, wilayah di mana sebagian besar kasus di AS ditemukan, CDC mendapati bahwa banyak anak yang sakit mengalami muntah dan diare terlebih dahulu.

Namun, ada juga dari mereka yang mengalami gejala penyakit saluran pernapasan atas, seperti pilek, bersin, atau sakit tenggorokan.

Lalu, kebanyakan dari mereka mengalami pembesaran hati, penyakit kuning dan mata kuning, lapor The Sun.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa wabah hepatitis akut misterius yang sebagian besar korbannya adalah anak-anak telah menyebar ke 20 negara.

Ilustrasi anak sakit (Elements Envato)
Ilustrasi anak sakit (Elements Envato)

Infeksi paling banyak terjadi di Inggris (145 kasus), Amerika Serikat (27 kasus), Spanyol (13 kasus), dan Israel (12 kasus).

Indonesia sendiri sudah mendeteksi adanya tiga anak yang diduga terinfeksi hepatitis akut misterius saat dirawat di RSUPN Cipto Mangunkusumo.

Hingga kini, ilmuwan menduga penyebabnya adalah infeksi adenovirus subtipe 41 yang umumnya menyebar melalui kontak dekat, tetesan pernapasan di udara dan permukaan.

Infeksi adenovirus 41 dapat menyebabkan gejala sakit perut, muntah, mual, dan diare. Tanda tersebut muncul sebelum tanda peradangan hati terjadi, termasuk penyakit kuning.

Direktur Clinical and Emerging Infections dari UK Health and Security Agency (UKHSA) Meera Chand mengatakan ini adalah waktu yang mengkhawatirkan bagi orang tua.

"Waspada terhadap tanda-tanda peringatan pada anak-anak, terutama penyakit kuning, yang paling mudah dikenali sebagai semburat kuing di bagian putih mata," tandas Chand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Hepatitis Akut Disebut Misterius, Hingga Mieke Wijaya Mengidap Diabetes dan Kanker

Terpopuler: Hepatitis Akut Disebut Misterius, Hingga Mieke Wijaya Mengidap Diabetes dan Kanker

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 18:09 WIB

3 Anak Meninggal, Pemprov DKI Diminta Nyalakan Alarm Kewaspadaan Hadapi Hepatitis Akut

3 Anak Meninggal, Pemprov DKI Diminta Nyalakan Alarm Kewaspadaan Hadapi Hepatitis Akut

News | Rabu, 04 Mei 2022 | 17:45 WIB

Heboh Hepatitis Misterius: Apa Penyebanya, Benarkah Terkait Covid-19?

Heboh Hepatitis Misterius: Apa Penyebanya, Benarkah Terkait Covid-19?

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 17:55 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB