Pasien Covid-19 Parah Berisiko Alami Masalah Kognitif, seperti Usia Mereka 20 Tahun Lebih Tua

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 05 Mei 2022 | 08:27 WIB
Pasien Covid-19 Parah Berisiko Alami Masalah Kognitif, seperti Usia Mereka 20 Tahun Lebih Tua
Ilustrasi penurunan kemampuan kognitif (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa Covid-19 parah ternyata dapat menyebabkan masalah kognitif yang sama ketika pasien berusia 20 tahun lebih tua.

Hasil ini didasarkan pada penelitian terhadap kurang dari 50 penyintas Covid-19 di Inggris, yang terbit di jurnal eClinicalMedicine.

Meski pesertanya terbatas, informasi ini menambah bukti bahwa infeksi SARS-CoV-2 dapat meninggalkan dampak yang bertahan lama pada otak, lapor Live Science.

Dalam studi baru ini, peneliti menilai hasil tes kognitif penyintas yang pernah menjalani pengobatan kritis di Rumah Sakit Addenbrooke di Cambridge, Inggris, antara 10 Maret hingga 31 Juli 2020. Usia penyintas antara 28 hingga 83 tahun.

Sebanyak 16 penyintas pernah mendapat bantuan ventilator, dan 14 di antaranya membutuhkan dukungan medis lain karena kegagalan organ.

Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]
Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]

Peneliti membandingkan 46 penyintas ini dengan 460 orang dengan usia dan demografi yang sama tetapi tidak pernah terinfeksi Covid-19.

Semua peserta menyelesaikan delapan tes kognitif melalui platform Cognitron yang dikembangkan Imperial College London.

Secara keseluruhan, penyintas Covid-19 menunjukkan pola yang konsisten dari kurangnya akurasi dan waktu pemrosesan yang lebih lambat, meski tingkat ketidakakuratan dan kelambatan berbeda pada tiap tugas.

"Asosiasi tugas yang paling menonjol adalah untuk kognisi dan kecepatan pemrosesan... yang secara kualitatif berbeda dari penuaan normal dan besarnya serupa dengan efek penuaan antara usia 50 hingga 70 tahun," tulis peneliti.

Tingkat keparahan penurunan berbeda tergantung tingkat keparahan saat terinfeksi. Artinya, penyintas yang dulunya mendapat bantuan ventilator memiliki hasil lebih buruk.

"Kami menyimpulkan bahwa setiap pemulihan di bagian kognitif kemungkinan besar akan lambat (pada penyintas Covid-19)," tulis penelti.

Mereka melanjutkan, "Penting juga untuk mempertimbangkan bahwa proses pemulihan kognitif berbeda antar orang tergantung tingkat keparahan dan dasar neurologis atau psikologisnya, yang kemungkinan kompleks."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah China Tutup 40 Stasiun Imbas 453 Warga Beijing Terpapar COVID-19

Pemerintah China Tutup 40 Stasiun Imbas 453 Warga Beijing Terpapar COVID-19

Malang | Kamis, 05 Mei 2022 | 00:45 WIB

Temuan Baru, Suntikan Booster Vaksin Covid-19 Disebut Tidak Beri Perlindungan Tambahan

Temuan Baru, Suntikan Booster Vaksin Covid-19 Disebut Tidak Beri Perlindungan Tambahan

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 07:10 WIB

Kemenag RI Ungkap Cara Arab Saudi Berikan Kuota Haji, Berbeda dari Tahun-tahun Jelang Pandemi Covid-19

Kemenag RI Ungkap Cara Arab Saudi Berikan Kuota Haji, Berbeda dari Tahun-tahun Jelang Pandemi Covid-19

Sumut | Kamis, 05 Mei 2022 | 03:45 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB