Pertimbangkan 3 Hal Ini Sebelum Memutuskan Melakukan Implan Payudara

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 05 Mei 2022 | 10:54 WIB
Pertimbangkan 3 Hal Ini Sebelum Memutuskan Melakukan Implan Payudara
Ilustrasi Implan Payudara. (Shutterstock)

Suara.com - Operasi implan payudara menempati urutan teratas dalam hal operasi bedah kosmetik. Dengan kemajuan dalam hal obat-obatan dan teknologi, operasi bedah kosmetik ini telah banyak dipraktikkan.

Tak hanya bertujuan untuk pembesaran payudara, operasi implan payudara juga dilakukan untuk mengembalikan bentuk payudara setelah mastektomi, serta untuk mengatasi kelainan bawaan dan kelainan bentuk dada.

Tentu saja, operasi merupakan sebuah tindakan yang berisiko tinggi. Sebelum Anda memutuskan untuk melakukannya, Anda harus mengetahui risiko menjalani operasi implan payudara.

Berikut 3 hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalani operasi implan payudara, seperti dilanisr dari Healthshots.

1. Diskusikan dengan dokter
Meskipun Anda telah banyak membaca seputar implan payudara di internet, tetaplah berkonsultasi dengan dokter, terutama ahli bedah, untuk mengetahui dengan jelas mengenai prosedur yang paling sesuai untuk Anda.

Dokter akan menjelaskan fakta, memberi informasi dengan kata-kata yang mudah dimengerti, dan membantu Anda dalam membuat keputusan.

2. Pertimbangkan risiko terkait implan payudara
Operasi implan payudara, jika berhasil, memang dapat meningkatkan estetik payudara. Tetapi, risiko tetap ada, meski jarang terjadi. Jika Anda adalah ibu menyusui, maka implan payudara terkadang bisa sangat berbahaya bagi bayi Anda.

Selain itu, ada pula risiko di mana operasi penambahan ukuran tidak merata, dan penyakit yang terkait dengan operasi implan payudara. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempertimbangkan kesehatan Anda sebelum melakukan operasi. Anda harus menjalani pemeriksaan terperinci sebelum operasi implan payudara dilakukan.

3. Ketahui komplikasi saat pemulihan
Pemulihan pembesaran payudara tidak selama atau sesulit beberapa operasi plastik lainnya. Anda mungkin akan merasa tidak nyaman, bengkak, sakit, atau sesak di berbagai titik selama penyembuhan. Anda mungkin juga akan merasa gatal, panas, atau berat.

baca juga

Tapi, gejala-gejala ini umumnya hanya berlangsung tiga sampai lima hari pertama setelah perawatan. Setelah itu, banyak pasien melaporkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat kenyamanan. Dalam satu atau dua minggu, sebagian besar pasien pembesaran payudara bisa kembali bekerja dan melakukan aktivitas sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Samping Pil KB yang Jarang Diketahui: Bisa Bikin Ukuran Payudara Membesar

Efek Samping Pil KB yang Jarang Diketahui: Bisa Bikin Ukuran Payudara Membesar

Health | Minggu, 01 Mei 2022 | 20:30 WIB

Ingin Lakukan Bedah Plastik, Pertimbangkan Dulu Hal Ini

Ingin Lakukan Bedah Plastik, Pertimbangkan Dulu Hal Ini

Lifestyle | Sabtu, 30 April 2022 | 10:47 WIB

6 Kisah Aida Saskia Lawan Kanker Payudara, Operasi 4 Kali dan Jalani Kemoterapi

6 Kisah Aida Saskia Lawan Kanker Payudara, Operasi 4 Kali dan Jalani Kemoterapi

Entertainment | Jum'at, 29 April 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:20 WIB

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 10:16 WIB

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:15 WIB

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:10 WIB

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 10:08 WIB

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:49 WIB

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 09:40 WIB

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

×