Kenali Perbedaan Minyak Goreng yang Sehat dan Tidak, Agar Tidak Terkena Penyakit Mematikan

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 07 Mei 2022 | 08:45 WIB
Kenali Perbedaan Minyak Goreng yang Sehat dan Tidak, Agar Tidak Terkena Penyakit Mematikan
Ilustrasi minyak goreng (freepik)

Suara.com - Minyak goreng yang paling sehat biasanya memiliki lebih banyak lemak tak jenuh daripada lemak jenuh.

Lemak jenuh yang umumnya ditemukan dalam mentega, lemak babi, dan produk susu penuh lemak dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Sebailknya, lemak tak jenuh, seperti asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang ditemukan dalam minyak nabati, sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung.

"Minyak nabati adalah alternatif yang bagus untuk mengurangi konsumsi mentega dan produk lemak hewani lainnya," jelas ahli gizi Amanda Nicole, dilansir Insider.

Selain kandungan lemak minyak goreng, penting untuk memahami titik asap setiap minyak.

Ilustrasi minyak goreng [Istimewa]
Ilustrasi minyak goreng [Istimewa]

"Ketika minyak dipanaskan melewati titik asapnya, minyak akan terbakar, menghancurkan nutrisi bermanfaat dan melepaskan radikal bebas. INi meningkatkan risiko penyakit kronis," sambung Nicole.

Tinjauan terbaru tahun 2022 menemukan bahwa memanaskan minyak beberapa kali, terutama yang mengandung asam lemak tak jenuh ganda, ke suhu tinggi akan melepaskan aldehida yang berpotensi menyebabkan kanker.

Penting diingat untuk menghindari memanaskan minyak goreng berulang kali.

Studi menemukan bahwa memanaskan kembali minyak nabati, seperti yang dilakukan saatt menggoreng, dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker paru-paru dan payudara.

Minyak goreng yang dimurnikan dan tidak dimurnikan

Perbedaan kedua minyak goreng ini pada pemrosesannya.

- Minyak goreng yang dimurnikan biasanya diproses engan panas dan bahan kimia. Jenis minyak ini memiliki titik asap lebih tinggi, yang berarti dapat menolerir suhu memasak yang tinggi.

- Minyak goreng yang tidak dimurnikan atau minyak mentah terkadang disaring tetapi tidak diproses, membuatnya berwarna lebih gelap. Biasanya minyak ini diberi label 'virgin'.

Meski minyak goreng tidak dimurnikan dianggap lebih sehat karena masih mengandung antioksidan tinggi, minyak ini tidak bisa terkena suhu masak panas.

Minyak mentah lebih cocok dijadikan dressing atau memasak dengan panas rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca Lebaran Minyak Goreng di Pasar Muntilan Melimpah, Pedagang: Saya Jual Murah Nggak Laku

Pasca Lebaran Minyak Goreng di Pasar Muntilan Melimpah, Pedagang: Saya Jual Murah Nggak Laku

Jawa Tengah | Jum'at, 06 Mei 2022 | 15:15 WIB

Minyak Goreng: India Panik Usai Indonesia Stop Ekspor Serta Perang Ukraina

Minyak Goreng: India Panik Usai Indonesia Stop Ekspor Serta Perang Ukraina

Bisnis | Jum'at, 06 Mei 2022 | 09:55 WIB

Usai Lebaran Harga Pangan Berangsur Turun, Minyak Goreng Mulai Stabil

Usai Lebaran Harga Pangan Berangsur Turun, Minyak Goreng Mulai Stabil

Bisnis | Kamis, 05 Mei 2022 | 16:12 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB