Orangtua Wajib Tahu, Begini Cara Deteksi Hepatitis Akut Berat Pada Anak

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 08 Mei 2022 | 15:10 WIB
Orangtua Wajib Tahu, Begini Cara Deteksi Hepatitis Akut Berat Pada Anak
Ilustrasi peralatan medis untuk memeriksa jenis hepatitis. (Foto oleh Daniel Frank dari Pexels)

Suara.com - Hingga kini hepatitis misterius masih terus bertambah di berbagai negara. Situasi ini menjadi kekhawatiran tersendiri, terutama di kalangan orangtua.

Pasalnya hepatitis akut ini banyak menyerang kelomok usia anak. Untuk itu, deteksi hepatitis aku menjadi sangat krusial.

Pemeriksaan darah jadi salah satu biopsi yang dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan hepatitis akut berat yang masih misterius hingga saat ini. 

Ahli gastrohepatologi Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp.A (K)., menjelaskan bahwa pengambilan darah itu untuk melihat kadar SGOT dan SGPT yang merupakan enzim hati.

Ilustrasi Hepatitis Akut. (Elements Envato)
Ilustrasi Hepatitis Akut. (Elements Envato)

"Sebetulnya enzim hati ada banyak, tapi yang lokasinya di dalam sel hati itu adalah SGOT dan SGPT," jelas dokter Hanifah dikutip dari siaran video pada Instagram Primaku, Minggu (8/5/2022).

Infeksi hepatitis menyebabkan adanya peradangan pada hati. Akibat radang tersebut menyebabkan enzim SGOT dan SGPT itu keluar dari sel hati dan bocor hingga masuk ke darah, papar dokter Hanifah.

"Kalau sakit hepatitis akut berat patokannya adalah kalau kadar SGOT dan SGPT di atas 500 IU. Artinya kadar enzim hatinya sangat tinggi di dalam darah karena telah bocor ke mana-mana," ujar dokter anak di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo tersebut.

Menurutnya, apabila kadar SGOT dan SGPT meningkat hingga lebih dari 500 IU, anakbyang terinfeksi hepatitis akut berat biasanya akan mengalami gejala yang juga telah berat, seperti tubuh menguning dan kedasaran menurun. 

Kadar enzim tersebut bisa meningkat meski anak baru alami gejala ringan, seperti gangguan pencernaan. Untuk itu, ia menyarankan kepada para orangtua untuk segera membawa anak ke rumah sakit apabila alami masalah pencernaan.

baca juga

"Satu-satunya cara kita untuk bisa menemukan kasus ini dini adalah dengan memeriksa sesegera mungkin kalau ada gejala gastrointestinal. Cepatlah diperiksa ke dokter, nanti dokter akan menentukan anak perlu diperiksa SGOT SGPT atau tidak. Dari itu dapat ditemukan kasus yang lebih ringan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Hepatitis Akut Juga Bisa Menyerang Orang Dewasa?

Apakah Hepatitis Akut Juga Bisa Menyerang Orang Dewasa?

Health | Minggu, 08 Mei 2022 | 10:21 WIB

Gawat, Indonesia Belum Bisa Lakukan Transplantasi Hati Darurat Terkait Hepatitis Misterius

Gawat, Indonesia Belum Bisa Lakukan Transplantasi Hati Darurat Terkait Hepatitis Misterius

Health | Sabtu, 07 Mei 2022 | 18:29 WIB

Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius Pada Anak, Ini Saran Dokter

Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius Pada Anak, Ini Saran Dokter

Sumbar | Sabtu, 07 Mei 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Gangguan Eskalator di Stasiun Duri, 10 Orang Dewasa dan 2 Anak Terluka

Gangguan Eskalator di Stasiun Duri, 10 Orang Dewasa dan 2 Anak Terluka

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:44 WIB

BRI Dukung MotoGP Indonesia 2026, Perkuat Potensi Sport Tourism di Panggung Dunia

BRI Dukung MotoGP Indonesia 2026, Perkuat Potensi Sport Tourism di Panggung Dunia

Sumbar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia

Sumsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Dukung MotoGP 2026, BRI Dorong Sport Tourism Indonesia Semakin Mendunia

Dukung MotoGP 2026, BRI Dorong Sport Tourism Indonesia Semakin Mendunia

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Urutan Zodiak Paling Berpotensi Jadi Miliarder dan Sukses di Usia Muda

Urutan Zodiak Paling Berpotensi Jadi Miliarder dan Sukses di Usia Muda

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Tak Harus Pergi Jauh, Jeda Singkat Bisa Dimulai dari Rutinitas Sederhana

Tak Harus Pergi Jauh, Jeda Singkat Bisa Dimulai dari Rutinitas Sederhana

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:29 WIB

Mutasi Besar-Besaran Pejabat Polri, Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto Digantikan Irjen Hengki

Mutasi Besar-Besaran Pejabat Polri, Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto Digantikan Irjen Hengki

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:28 WIB

5 Jalur Resmi Rinjani Kembali Dibuka, Cek Cara Daftarnya

5 Jalur Resmi Rinjani Kembali Dibuka, Cek Cara Daftarnya

Bali | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:26 WIB

Profil Brigjen Roy Hardi Siahaan, Kapolda Jateng Pengganti Ribut Hari Wibowo

Profil Brigjen Roy Hardi Siahaan, Kapolda Jateng Pengganti Ribut Hari Wibowo

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:25 WIB

BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026

BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:20 WIB

×