Hati-hati, Masalah Kehamilan Terkait Tekanan Darah Tinggi Tingkatkan Risiko Masalah Kardiovaskular

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 11 Mei 2022 | 14:54 WIB
Hati-hati, Masalah Kehamilan Terkait Tekanan Darah Tinggi Tingkatkan Risiko Masalah Kardiovaskular
Ilustrasi ibu hamil.(Pexels.com/Negative Space)

Suara.com - Penelitian yang didanai oleh National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), bagian dari Institut Kesehatan Nasional, wanita yang mengalami komplikasi terkait tekanan darah tinggi selama kehamilan 63 persen berisiko mengembangkan penyakit kardiovaskular.

Sementara itu dilansir dari Nation World News, tekanan darah tinggi sebelumnya meningkatkan risiko kardiovaskular. Penelitian sekarang ini mengontrol faktor risiko bersama pra-kehamilan untuk jenis komplikasi dan penyakit kardiovaskular ini.

Para peneliti juga menemukan bahwa tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes tipe 2, atau kelebihan berat badan atau obesitas selama kehamilan meningkatkan risiko antara komplikasi kehamilan dan kejadian kardiovaskular di masa depan.

Temuan yang ditemukan dalam Journal of American College of Cardiology, hal ini dapat mendukung penyedia layanan kesehatan dalam mengembangkan strategi pencegahan dan pemantauan penyakit yang dipersonalisasi untuk wanita yang menderita hipertensi selama kehamilan.

Informasi tersebut juga dapat membantu menjembatani masalah yang sering terjadi setelah seorang wanita yang menjalani perawatan kebidanan dan melanjutkan atau memulai perawatan dengan penyedia lain.

Ilustrasi ibu hamil (Pixabay.com/StockSnap)
Ilustrasi ibu hamil (Pixabay.com/StockSnap)

Berdasarkan data kesehatan yang dibagikan oleh lebih dari 60.000 peserta dalam Nurses' Health Study II, penelitian ini merupakan salah satu tinjauan paling komprehensif yang mengevaluasi hubungan antara kejadian kardiovaskular pada wanita yang pernah mengalami preeklamsia atau hipertensi gestasional.

Hipertensi gestasional ditandai dengan peningkatan tekanan darah selama kehamilan. Preeklamsia adalah komplikasi yang lebih parah yang ditandai dengan kenaikan tekanan darah secara tiba-tiba.

Kenaikan tekanan darah ini bisa mempengaruhi organ dan berbahaya bagi ibu dan bayi. Kedua kondisi ini sering didiagnosis setelah 20 minggu kehamilan.

Analisis para peneliti menunjukkan bahwa skrining dan pemantauan dini di empat area yang ditargetkan, termasuk tekanan darah, kadar kolesterol dan glukosa, dan indeks massa tubuh bisa membantu mencegah masalah kardiovaskular ke depannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minum Ibuprofen dan Obat Tekanan Darah Tinggi Berisiko Rusak Ginjal, Simak Saran Ahli

Minum Ibuprofen dan Obat Tekanan Darah Tinggi Berisiko Rusak Ginjal, Simak Saran Ahli

Health | Minggu, 08 Mei 2022 | 12:23 WIB

4 Manfaat Merencanakan Kehamilan, Sudah Siap?

4 Manfaat Merencanakan Kehamilan, Sudah Siap?

Your Say | Jum'at, 06 Mei 2022 | 11:00 WIB

Waspadai Disfungsi Ereksi yang Sering Terjadi, Bisa Jadi Tanda Penyakit Kronis

Waspadai Disfungsi Ereksi yang Sering Terjadi, Bisa Jadi Tanda Penyakit Kronis

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 20:56 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB