Minum Kopi Jenis Tertentu Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, Ini Temuan Ahli!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 12 Mei 2022 | 08:10 WIB
Minum Kopi Jenis Tertentu Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, Ini Temuan Ahli!
ilustrasi minum kopi (shutterstock)

Suara.com - Kopi salah satu minuman favorit banyak orang untuk membantu meningkatkan kewaspadaan. Ada beberapa cara membuat kopi antara lain dengan espresso, stovetop, cold press, dan cafetiere.

Cafetiere salah satu kopi yang menjadi perhatian para ilmuwan Norwegia. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Open Heart mengatakan bahwa menyiapkan kopi dengan metode ini meningkatkan risiko serangan jantung.

Kesimpulan itu dicapai setelah para ilmuwan dari Norwegia menganalisis dampak jumlah dan metode minum kopi terhadap tubuh.

Mereka menemukan kopi meningkatkan kadar kolesterol dengan jumlah kecil. Meski bersifat mikro, namun hasilnya masih dianggap signifikan jika seseorang minum kopi dalam jumlah yang cukup tinggi.

Rata-rata dilansir dari Express, tiga hingga lima cangkir kopi sehari yang disiapkan di cafetiere mulai menimbulkan masalah kesehatan yang merugikan.

Ilustrasi minum kopi sumber (pixabay.com)
Ilustrasi minum kopi (pixabay.com)

Para peneliti pun mengatakan data mereka mendukung rekomendasi kesehatan sebelumnya untuk mengurangi asupan kopi, karena bisa meningkatkan kolesterol.

Dalam hal ini, 3 senyawa di dalam kopi yang bertanggung jawab atas kenaikan kolesterol, termasuk diterpen, kafestol dan kahweol.

Selain itu, cara minum kopi dengan diseduh mempengaruhi prevalensi bahan kimia ini dalam minuman.

Satu hal yang mengejutkan para peneliti ketika mereka menemukan kolesterol pria meningkat lebih tinggi secara signifikan, dibandingkan wanita setelah minum kopi. Tapi, mereka tidak tahu penyebab efek yang berbeda ini.

Profesor Tom Sanders dari King's College London mengatakan mereka percaya perbedaan itu bukan fisiologis tetapi psikologis, karena pria sering minum kopi lebih banyak daripada wanita.

Selain itu, bukan berarti kopi adalah faktor dominan di balik peningkatan kolesterol. Faktor peningkatan kolesterol lainnya termasuk:

  1. Merokok
  2. Konsumsi alkohol
  3. Kurang aktivitas
  4. Pola makan yang buruk
  5. Kondisi kesehatan lain yang mendasari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Jenis Olahraga yang Ampuh untuk Menurunkan Kadar Kolesterol

5 Jenis Olahraga yang Ampuh untuk Menurunkan Kadar Kolesterol

Your Say | Selasa, 10 Mei 2022 | 15:19 WIB

3 Gejala Kolesterol Tinggi, Termasuk Sensasi Mati Rasa!

3 Gejala Kolesterol Tinggi, Termasuk Sensasi Mati Rasa!

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 13:46 WIB

Apakah Konsumsi Nasi Putih dapat Menyebabkan Kolesterol Tinggi?

Apakah Konsumsi Nasi Putih dapat Menyebabkan Kolesterol Tinggi?

Health | Senin, 09 Mei 2022 | 18:23 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB