Perusahaan Farmasi AS Kembangkan Obat Penurun Berat Badan yang Hasilnya Mirip Operasi Bariatrik

Kamis, 12 Mei 2022 | 15:15 WIB
Perusahaan Farmasi AS Kembangkan Obat Penurun Berat Badan yang Hasilnya Mirip Operasi Bariatrik
Ilustrasi obat penurun berat badan (Shutterstock)

Suara.com - Perusahaan farmasi asal Amerika Eli Lilly and Company, mengklaim obat eksperimental yang mereka kembangkan, Tirzepatide, mampu menurunkan badan secara drastis pada orang kelebihan berat badan.

"Setara dengan opsi bedah," kata perusahaan, dilansir Science Alert.

Tirzepatide merupakan obat suntik yang diberikan satu kali seminggu untuk mendorong penurunan berat badan dengan meniru efek hormon inkretin.

Hormon inkretin bertugas menurunkan gula darah setelah kita makan dan mengatur metabolisme yang berhubungan dengan pencernaan.

Sementara tirzepatide merupakan kombinasi sintetis dari dua inkretin, yakni glucose-dependent insulinotropic polypeptide (GIP) dan glucagon-like peptide-1 (GLP-1).

Ilustrasi Berat Badan. [pexels.com]
Ilustrasi Berat Badan. [pexels.com]

Dalam hasil Fase 3 uji klinis SURMOUNT-1 untuk menyelidiki efek tirzepatide, peneliti mendaftarkan 2.539 peserta yang kelebihan berar badan atau obesitas.

Para peserta menerima tirzepatide atau plasebo selama 72 minggu, bersamaan dengan melakukan diet rendah kalori dan meningkatkan aktivitas fisik.

Tirzepatide diberikan dalam tiga dosis berbeda, yaitu 5 miligram, 10 miligram, dan 15 miligram, dalam injeksi mingguan.

Hasilnya, peneliti menemukan:

Baca Juga: PMK Mengganas di Jatim, Gubernur Khofifah Minta Kementan Pastikan Ketersediaan Obat

  • Pada dosis tertinggi (15 miligram) peserta mengalami penurunan berat badan rata-rata 22,5% dari berat badan semula (turun sekitar 24 kilogram).
  • Dosis 10 miligram, peserta mencapai penurunan berat badan hingga 21,4% (turun sekitar 22 kilogram).
  • Dosis terkecil (5 miligram) membuat peserta mengalami penurunan berat badan hingga 16% dari bobot semula (turun sekitar 16 kilogram).

Sebagai perbandingan, kelompok plasebo hanya kehilangan 2,4% dari berat badan mereka (2 kilogram).

Obat ini juga memiliki efek samping dan bergantung pada dosis yang diberikan. Sepertiga pengguna tirzepatide mengalami mual dan diare, beberapa juga mengalami muntah dan sembelit.

Meskipun hasilnya belum ditinjau oleh rekan sejawat, perusahaan mengatakan hasilnya akan diajukan sebagai bahan pertimbangan nantinya.

Hambatan potensial dari obat dinilai sebagai 'masalah harga' atau risiko kecil, dengan hasil penelitian selanjutnya akan semakin meyakinkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menyetujui penggunaan obat bagi pasien obesitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI