Penyakit Talasemia: Kenali Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Yasinta Rahmawati

Kamis, 12 Mei 2022 | 15:51 WIB
Penyakit Talasemia: Kenali Penyebab, Gejala dan Pengobatannya
Ilustrasi gambar penyakit talasemia. (freepik)

Suara.com - Penyakit Talasemia merupakan salah satu penyakit yang mungkin masih jarang diketahui banyak orang. Orang yang menderita penyakit ini memiliki protein hemoglobin yang rendah. Untuk selengkapnya, berikut ini ulasan mengenai definisi talasemia lengkap dengan penyebab, ciri-ciri, dan pengobatannya.

Penyakit Talasemia

Diketahui, penyakit Talasemia adalah sekelompok kelainan yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi hemoglobin normal. Orang yang menderita talasemia menghasilkan lebih sedikit protein hemoglobin yang sehat, dan sumsum tulang mereka menghasilkan lebih sedikit sel darah merah yang sehat. 

Talasemia dapat menyebabkan anemia ringan atau berat dan komplikasi lain yang dapat terjadi seiring waktu (seperti kelebihan zat besi). 

Penyebab Talasemia

Talasemia disebabkan oleh mutasi gen yang dapat menyebabkan kecacatan pada rantai penyusun hemoglobin, yakni rantai alfa dan rantai beta. Jadi, jika semakin banyaj jumlah mutasi gen, maka penyakin yang diderita akan semakin parah.

Adapun penyebab mutasi gen terjadi pada orang talasemia yaitu faktor keturunan. Jika kedua orangtuanya mempunyai sifat talasemia, maka anaknya berisiko besar mengalami talasemia mayor atau berat. Namun jika hanya salah satunya saja, maka anaknya berisiko mengalami talasemia minor atau ringan.

Ilustrasi penyakit talasemia. (Shutterstock)
Ilustrasi penyakit talasemia. (Shutterstock)

Gejala Talasemia

Gejala atau ciri-ciri penyakit talasemia tergantung dari jenis dan tingkat keparahannya. Penyakit ini memiliki gejala beragam. Bahkan, orang yang mempunyai penyakit talasemia jenis minor bisa tidak bergejala apa pun. Namun, secara umum, berikut ini gejala talasemia yang dilansir dari sejumlah sumber.

  • Anemia
  • Pucat
  • Mudah lelah
  • Sakit kepala

Namun, untuk gejala talasemia mayor atau berat, berikut sejumlag gejala yang mungkin muncul,

  • Bagian bola mata dan kulit menguning
  • Kelelahan parah
  • Sakit dada
  • Pertumbuhan cenderung lambat
  • Kelainan tulang atau cacat, terutama pada bentuk wajah
  • Anemia berat
  • Sesak napas
  • Bengkak pada bagian perut
  • Urine berwarna gelap
  • Nafsu makan menurun

Biasanya gejala di atas muncul pada 2 tahun pertama usai bayi lahir. Akan tetapi, tak menutup kemungkinan jika ada gejala-gejala baru yang muncul saat penderita masuk usia kanak-kanak hingga remaja.

Pengobatan Talasemia

Melansir dari situs Cleveland Clinik, berikut ini beberapa pengobatan yang dibisa dilakukan pada penderita penyakit talasemia.

1. Transfusi darah

Transfusi darah melibatkan injeksi sel darah merah melalui pembuluh darah untuk mengembalikan tingkat normal sel darah merah dan hemoglobin yang sehat. Transfusi diulang setiap 4 bulan pada pasien dengan thalassemia sedang atau berat, dan setiap 2 sampai 4 minggu pada pasien dengan beta talassemia mayor. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simak Bahaya Memaksakan Donor Darah Saat HB Rendah

Simak Bahaya Memaksakan Donor Darah Saat HB Rendah

Health | Rabu, 11 Mei 2022 | 04:52 WIB

Sama-sama Alami Kurang Darah, Ini Beda Talasemia dengan Anemia

Sama-sama Alami Kurang Darah, Ini Beda Talasemia dengan Anemia

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 14:20 WIB

Ibu Hamil Rentan Mengalami Anemia, Kenali Jenis dan Penyebabnya

Ibu Hamil Rentan Mengalami Anemia, Kenali Jenis dan Penyebabnya

Health | Minggu, 10 April 2022 | 13:54 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB