Dokter Sebut Hepatitis Akut Misterius Bisa Disembuhkan

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 13 Mei 2022 | 21:55 WIB
Dokter Sebut Hepatitis Akut Misterius Bisa Disembuhkan
Ilustrasi Hepatitis Akut. (Elements Envato)

Suara.com - Hepatitis akut misterius yang menyerang anak di bawah 16 tahun berpotensi sebabkan kondisi berat hingga meninggal dunia. Di Indonesia, jumlah anak yang meninggal dunia yang diduga terinfeksi hepatitis akut misterius tersebut telah mencapai tujuh orang.

"Memang keterlambatan dirujuk ke rumah sakit, yaitu karena keterlambatan dalam penanganan. Sehingga baru dirujuk ke rumah sakit sudah dalam keadaan berat," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso dr. M. Syahril, Sp.P., melalui konferensi pers virtual, Jumat (13/5/2022).

Tanda kegawatan dari hepatitis akut misterius tersebut apabila telah muncul gejala kuning pada mata dan kulit. Selain itu juga menurunnya kesadaran.

Meski begitu, dokter Syahril menekankan bahwa hepatitis akut misterius bisa disembuhkan. Pasien yang berhasil sembuh juga dilaporkan tidak mengalami gejala sisa apa pun.

"Ini juga penyakit yang bisa sembuh. Jadi begitu dinyatakan sembuh akan seperti biasa, tidak ada gejala yang menetap atau menjadi tambah berat," ungkapnya.

Tetapi, sama seperti penyakit infeksi lainnya, orang yang sudah sembuh dari hepatitis akut misterius masih bisa terinfeksi ulang apabila terjadi kontak dengan pasien.

"Sama seperti Covid, kalau dekat orang yang sakit bisa tertular. Tapi, kalau pasien sudah dinyatakan sembuh akan hidup seperti biasa dan tidak perlu khawatir yang khusus," ucapnya.

Terkait pengobatannya, dokter Syahril menyampaikan bahwa pada pasien dengan kondisi berat bisa sampai harus menjalani transplantasi hati. Hal tersebut telah dilakukan terhadap pasien hepatitis akut misterius di Inggris.

Menurut dokter Syahril, pengobatan serupa bisa juga dilakukan di Indonesia apabila dibutuhkan. Ia mengatakan bahwa berdasarkan penuturan ahli Gastro Hepatologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A., di Indonesia pernah dilakukan transplantasi hati terhadap pasien hepatitis.

"Saya mendengarkan pencerahan dari Profesor Hanifah bahwa di Indonesia juga telah dilakukan transplantasi hati untuk kasus hepatitis atau liver. Kemungkinan pasien hepatitis akut ini juga bisa mendapatkan transplantasi hati," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Alami Sesak Nafas, 18 Pasien Hepatitis Akut Misterius di Indonesia Alami Gejala Seperti Ini

Tidak Alami Sesak Nafas, 18 Pasien Hepatitis Akut Misterius di Indonesia Alami Gejala Seperti Ini

Bekaci | Jum'at, 13 Mei 2022 | 20:13 WIB

Apakah Hepatitis Akut Bisa Sembuh Total? Jangan Khawatir, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Apakah Hepatitis Akut Bisa Sembuh Total? Jangan Khawatir, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Health | Jum'at, 13 Mei 2022 | 20:07 WIB

18 Orang di Indonesia Alami Gejala Hepatitis Akut, Hilang Nafsu Makan hingga Mual dan Muntah

18 Orang di Indonesia Alami Gejala Hepatitis Akut, Hilang Nafsu Makan hingga Mual dan Muntah

Kaltim | Jum'at, 13 Mei 2022 | 20:00 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB