Update Covid-19 Global: Afrika Selatan Terancam Alami Gelombang Baru Akibat Subvarian Omicron

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 16 Mei 2022 | 09:56 WIB
Update Covid-19 Global: Afrika Selatan Terancam Alami Gelombang Baru Akibat Subvarian Omicron
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Suara.com - Update Covid-19 global per Senin (16/5/2022) mencatat kasus positif bertambah 312.420 dan kematian 538 jiwa, menurut data pada situs worldometers.

Dalam sepekan terakhir, kasus positif di dunia turun dua persen. Dari 3,72 juta pada dua pekan lalu menjadi 3,64 juta dalam tujuh hari terakhir.

Angka kematian mingguan juga turun hingga 22 persen, dari 13.441 jiwa pada dua pekan lalu menjadi 10.534 jiwa dalam seminggu terakhir.

Total data Covid-19 secara global per Senin, 16 Mei 2022, pukul 07.30 WIB tercatat jumlah kasus positif mencapai 512,19 juta dengan kematian lebih dari 6,22 juta jiwa.

Virus corona varian omicron masih mendominasi infeksi di dunia. Afrika Selatan bahkan kembali terancam mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat dua sub-varian Omicron, menurut para ahli kesehatan.

Selama sekitar tiga minggu, negara itu telah melihat peningkatan jumlah kasus baru dan rawat inap yang agak lebih tinggi, tetapi tidak ada peningkatan kasus dan kematian yang parah, kata peneliti di Analisis Vaksin dan Penyakit Menular di Rumah Sakit Chris Hani Baragwanath di Soweto, Profesor Marta Nunes.

“Kami masih sangat awal dalam periode peningkatan ini, jadi saya tidak ingin menyebutnya gelombang. Kami melihat sedikit, peningkatan kecil dalam rawat inap dan sangat sedikit kematian," kata Nunes, dikutip dari Channel News Asia.

Kasus baru Afrika Selatan telah meningkat dari rata-rata 300 per hari pada awal April, menjadi sekitar 8.000 per hari selama pekan kedua bulan Mei. Nunes mengatakan, jumlah kasus baru sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi karena gejalanya ringan dan banyak yang sakit tapi tidak dites.

Gelombang baru Afrika Selatan berasal dari dua variasi omicron, BA.4 dan BA.5, tampak sangat mirip dengan strain asli Omicron yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan dan Botswana akhir tahun lalu dan menyebar ke seluruh dunia.

“Mayoritas kasus baru berasal dari dua jenis ini. Mereka masih Omicron, tetapi secara genomik agak berbeda," kata Nunes.

Di Afrika Selatan, 45 persen orang dewasa telah divaksinasi lengkap, meskipun sekitar 85 persen populasi diperkirakan memiliki kekebalan tertentu berdasarkan paparan virus di masa lalu.

Total kasus di Afrika Selatan saat ini tercatat 3,89 juta, terbanyak di benua Afrika. Sedangkan jumlah kematiannya mencapai 100.755 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Indonesia: Positif Tambah 257 Kasus, 293 Pasien Sembuh, 5 Jiwa Meninggal

Update Covid-19 Indonesia: Positif Tambah 257 Kasus, 293 Pasien Sembuh, 5 Jiwa Meninggal

News | Minggu, 15 Mei 2022 | 15:11 WIB

Update Covid-19 Global: Hari Keempat Lockdown, Jumlah Kematian di Korut Bertambah Lagi

Update Covid-19 Global: Hari Keempat Lockdown, Jumlah Kematian di Korut Bertambah Lagi

Health | Minggu, 15 Mei 2022 | 08:43 WIB

Update COVID-19 Jakarta 14 Mei: Positif 101, Sembuh 43, Meninggal 1

Update COVID-19 Jakarta 14 Mei: Positif 101, Sembuh 43, Meninggal 1

Jakarta | Sabtu, 14 Mei 2022 | 21:00 WIB

Terkini

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB