Gegara Dilecehkan, 30 Tahun Lebih Wanita Ini Berpura-pura Jadi Pria Demi Hidupi Putri Semata Wayangnya

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:39 WIB
Gegara Dilecehkan, 30 Tahun Lebih Wanita Ini Berpura-pura Jadi Pria Demi Hidupi Putri Semata Wayangnya
S Petchiammal dulu dan sekarang (YouTube)

Suara.com - S Petchiammal, wanita asal India yang telah menghabiskan 39 tahun untuk berpura-pura menjadi seorang pria agar dirinya bisa membesarkan putrinya seorang dia di tengah masyarakat yang patriarki.

Kisahnya bermula ketika suaminya meninggal akibat serangan jantung, dan saat itu ia baru menikah selama 15 hari. Mau tak mau S Petchiammal, yang masih 20 tahun dan sedang mengandung putrinya, harus berjuang seorang diri di desa Katunayakkanpatti Tamil Nadu, India.

S Petchiammal mulai bekerja di lokasi konstruksi, hotel, dam kedai teh. Namun ia sering mengalami pelecehan dan ejekan seksual.

Hingga akhirnya suatu hari S Petchiammal memutuskan untuk melakukan perubahan besar, yakni dengan menjadi seorang pria.

Suatu hari, S Petchiammal pergi ke Pura Tiruchendur Murugan di Tiruchendur. Di sana ia memotong pendek rambutnya, mengganti sarinya dengan kemeja dan lungi, dan mengganti namanya menjadi 'Muthu'.

S Petchiammal dulu dan sekarang (YouTube)
S Petchiammal dulu dan sekarang (YouTube)

Tetapi agar identitas barunya benar-benar membuat perbedaan, dia dan putrinya harus memulai dari awal di suatu tempat yang baru.

"Kami bermukim lagi di Kattunayakkanpatti lebih dari 20 tahun yang lalu. Hanya kerabat dekat saya di rumah dan putri saya tahu bahwa saya seorang wanita," kata S Petchiammal, dikutip dari Oddity Central.

Ia melanjutkan, "Saya melakukan semua jenis pekerjaan, dari bekerja sebagai pelukis, master teh, master parotta hingga kerja 100 hari. Saya menabung setiap sen untuk memastikan kehidupan yang aman dan terjamin bagi putri saya."

Hebatnya, S Petchiammal berhasil menjaga penampilan selama lebih dari 30 tahun. Sekarang, putrinya Shanmugasundari sudah dewasa dan menikah, jadi dia tidak perlu lagi bersembunyi.

Dia mengungkapkan identitas aslinya baru-baru ini dan menerima pujian dari jutaan orang di seluruh India. Namun, S Petchiammal tidak ingin kembali ke kehidupan sebelumnya.

Karena menyamar sebagai pria selama lebih dari 36 tahun memastikan kehidupan yang aman bagi putrinya, wanita itu ingin tetap menjadi Muthu sampai hari kematiannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desak Pemerintah Panggil Dubes Singapura Kasus Deportasi UAS, Anggota Komisi VIII: Ini Pelecehan Bagi Indonesia!

Desak Pemerintah Panggil Dubes Singapura Kasus Deportasi UAS, Anggota Komisi VIII: Ini Pelecehan Bagi Indonesia!

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 13:47 WIB

Hati-hati! Sebut Rekan Kerja Botak Termasuk Pelecehan Seksual di Inggris

Hati-hati! Sebut Rekan Kerja Botak Termasuk Pelecehan Seksual di Inggris

Lifestyle | Selasa, 17 Mei 2022 | 12:50 WIB

Bocah 7 Tahun di Kota Bogor Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelaku Mengimingi Uang Rp 10 Ribu

Bocah 7 Tahun di Kota Bogor Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelaku Mengimingi Uang Rp 10 Ribu

Bogor | Jum'at, 13 Mei 2022 | 16:57 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB