Cara Penularan Cacar Monyet, Waspadai Kontak Langsung dan Cairan Tubuh

Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 20 Mei 2022 | 14:46 WIB
Cara Penularan Cacar Monyet, Waspadai Kontak Langsung dan Cairan Tubuh
Cacar monyet (Monkeypox). [Statnews]

Suara.com - Penyakit langka yang disebut Monkeypox, atau cacar monyet kembali menyebar ke Amerika Serikat. Bagaimana cara penularan cacar monyet hingga menyebar di berbagai negara?

Kasus cacar monyet di Amerika Serikat ditemukan pada seorang pasien yang dirawat di rumah sakit Massachusetts, Amerika Serikat pada Rabu, (18/05/2022) lalu. Sang pasien mengaku baru-baru ini melakukan perjalanan ke Kanada dengan transportasi pribadi.

Kasus cacar monyet ini bukan pertama kalinya di dunia. Pada tahun 2021, dua orang WN Nigeria yang bepergian dari Nigeria ke AS didiagnosis mengidap penyakit yang sama menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Menilik sejarah penyakit langka ini, cacar monyet sebagian besar ditemukan di Afrika Barat dan Tengah, tetapi kasus tambahan malah lebih sering terkuak di Eropa, termasuk Inggris Raya, dan bagian lain dunia dalam beberapa tahun terakhir.

Cara Penularan Cacar Monyet

Menyadur dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, kasus cacar monyet biasanya terungkap dan berkaitan dengan perjalanan internasional atau hewan impor yang terinfeksi cacar. Para peneliti dan tenaga kesehatan pun mengungkap bagaimana virus cacar ini dapat menyebar di masyarakat.

Virus ini diperkirakan ditularkan melalui udara atau nafas dari seseorang yang mengidap penyakit ini dan melakukan kontak dengan tatap muka langsung dan berkepanjangan.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan cacar monyet ini dapat menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi atau dengan benda yang terkontaminasi virus, seperti tempat tidur atau pakaian.

Virus ini bahkan dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang rusak, saluran pernapasan, atau selaput lendir (mata, hidung, atau mulut). Penularan dari hewan ke manusia juga dapat terjadi melalui gigitan atau cakaran, olahan daging hewan, kontak langsung dengan cairan tubuh, atau kontak tidak langsung dengan suatu bahan yang terkontaminasi virus tersebut. 

Penyebab penyebaran virus cacar monyet yang begitu cepat ini disimpulkan oleh para ahli dikarenakan adanya peningkatan perjalanan dalam dan luar negeri karena pembatasan COVID-19 dicabut.

Oleh karena itu, penyebaran virus cacar monyet ini terjadi secara masif di beberapa negara dan menyebabkan kasus semakin meninggi. Para ahli pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Penyakit ini tidak akan menyebabkan pandemi seperti COVID,namun ini adalah wabah penyakit serius yang tentu masih didalami penangannnya yang tepat.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Wabah Cacar Monyet atau Monkeypox, Mungkinkah Jadi Pandemi Berikutnya?

Heboh Wabah Cacar Monyet atau Monkeypox, Mungkinkah Jadi Pandemi Berikutnya?

Health | Jum'at, 20 Mei 2022 | 14:33 WIB

Kanada Konfirmasi Dua Kasus Pertama Cacar Monyet

Kanada Konfirmasi Dua Kasus Pertama Cacar Monyet

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 14:29 WIB

Virus Cacar Monyet Masuk Australia, Dibawa dari Eropa, Pasien ada di Sydney

Virus Cacar Monyet Masuk Australia, Dibawa dari Eropa, Pasien ada di Sydney

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 13:57 WIB

Kasus di Berbagai Negara Meningkat, Wabah Cacar Monyet di Afrika Telah Diatasi Selama Pandemi Covid-19

Kasus di Berbagai Negara Meningkat, Wabah Cacar Monyet di Afrika Telah Diatasi Selama Pandemi Covid-19

Health | Jum'at, 20 Mei 2022 | 13:03 WIB

Setelah Eropa dan Inggris, Virus Cacar Monyet Masuk Kanada

Setelah Eropa dan Inggris, Virus Cacar Monyet Masuk Kanada

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 13:03 WIB

Mengenal Apa itu Monkeypox, Wabah yang Tengah Merebak di Eropa dan AS

Mengenal Apa itu Monkeypox, Wabah yang Tengah Merebak di Eropa dan AS

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 12:51 WIB

Cacar Monyet Menyebar di Eropa dan Inggris

Cacar Monyet Menyebar di Eropa dan Inggris

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 10:28 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB