Apa Kabar Proses Pengembangan Vaksin Merah Putih? Ini Kabar Terkininya

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 20 Mei 2022 | 17:35 WIB
Apa Kabar Proses Pengembangan Vaksin Merah Putih? Ini Kabar Terkininya
Peneliti meriset pembuatan vaksin Merah Putih di salah satu laboratorium PT Bio Farma (Persero), Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Suara.com - Indonesia mendapatkan sejumlah vaksin Covid-19 dari berbagai negara sebagai upaya pencegahan penularan virus corona. Selain itu, Indonesia sebenarnya juga mengembangkan vaksin dalam negeri yang dikenal dengan vaksin merah putih.

Hingga kini, proses pengembangan vaksin merah putih masih dilakukan. Lantas, sudah sejauh mana prosesnya? Seperti dikutip dari ANTARA,  Jumat, (20/5/2022), peneliti utama uji klinik vaksin Merah Putih Universitas Airlangga dr Dominicus Husada, SpA(K) mengatakan vaksin Merah Putih yang bibit vaksinnya dikembangkan Universitas Airlangga (Unair) bersiap menuju uji klinik fase 3 pada Juni 2022.

"Uji klinik sesuai rencana. Saat ini persiapan fase 3," kata Dominicus. 

Rektor Unair Prof. M. Masih menyerahkan seed Vaksin Merah Putih kepada Dirut PT. Biotis Pharmaceuticals Indonesia FX Sudirman didampingi Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam Sidang Terbuka Dies Natalis Unair ke-67, Selasa (9/11/2021). [Antara/Humas Unair]
Rektor Unair Prof. M. Masih menyerahkan seed Vaksin Merah Putih kepada Dirut PT. Biotis Pharmaceuticals Indonesia FX Sudirman didampingi Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam Sidang Terbuka Dies Natalis Unair ke-67, Selasa (9/11/2021). [Antara/Humas Unair]

Saat ini tengah dilakukan persiapan untuk kesiapan peserta penerima suntikan vaksin, vaksin, tenaga peneliti dan pelaksana, kesiapan rumah sakit yang melakukan, serta anggaran.

Uji klinik fase 3 akan melihat kekebalan terhadap virus penyebab Covid-19 dari jumlah peserta yang lebih besar dibandingkan fase 2. Diperkirakan 3.500 peserta akan terlibat dalam uji klinik fase 3, dan dilakukan pengamatan selama 6-12 bulan.

Dominicus menuturkan saat ini 3.500 peserta tersebut belum terkumpul semua, sehingga sedang diupayakan agar bisa mencapai jumlah tersebut.

Sementara, hasil dari uji klinik fase 2 melihat dua aspek, yakni keamanan dan manfaat. Dari segi keamanan, vaksin Merah Putih Unair tersebut terbukti aman, yang dibuktikan sepanjang uji klinik.

Sedangkan dari aspek manfaat, Dominicus menuturkan uji klinik fase 2 menunjukkan ada kekebalan yang ditimbulkan, dan kekebalan pada penerima vaksin terbangkitkan sesuai perkiraan.

Vaksin Merah Putih Unair dikembangkan bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo di Surabaya, Jawa Timur.

baca juga

Uji klinik fase 1 dari vaksin COVID-19 berbasis virus yang dilemahkan atau dimatikan itu telah dimulai sejak 9 Februari 2022 dengan melakukan penyuntikan vaksin pada 90 orang di RSUD Dr Soetomo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eropa Dilanda Wabah Cacar Monyet, Inggris Wajibkan Vaksinasi

Eropa Dilanda Wabah Cacar Monyet, Inggris Wajibkan Vaksinasi

Health | Jum'at, 20 Mei 2022 | 16:04 WIB

Cacar Monyet Menyebar di Eropa, Inggris Tawarkan Vaksin

Cacar Monyet Menyebar di Eropa, Inggris Tawarkan Vaksin

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 16:04 WIB

Cara Mencegah Virus Cacar Monyet, Pemberian Vaksin Paling Efektif?

Cara Mencegah Virus Cacar Monyet, Pemberian Vaksin Paling Efektif?

Health | Jum'at, 20 Mei 2022 | 15:31 WIB

Terkini

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

×